Sejarah, Makna, dan Isi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Jejak Perjuangan Masa Lalu untuk Inspirasi Masa Kini

- Redaksi

Saturday, 28 October 2023 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejarah, Makna, dan Isi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Jejak Perjuangan Masa Lalu untuk Inspirasi Masa Kini

SwaraWarta.co.id – Sumpah Pemuda adalah naskah ikrar atau janji yang dilontarkan oleh para pemuda Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928. 

Hari Sumpah Pemuda menjadi peringatan bersejarah yang dirayakan setiap tahun pada tanggal yang sama, sebagai pengingat akan semangat persatuan, perjuangan, dan keberagaman yang menjadi pondasi Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses Perumusan Sumpah Pemuda

Naskah Sumpah Pemuda memiliki latar belakang sejarah yang panjang dalam proses perumusannya. Ini semua terjadi ketika Indonesia masih berada dalam cengkeraman penjajahan Belanda.

Pada tahun 1926, kelompok pemuda pelajar di Indonesia membentuk organisasi bernama “Indonesische Student Bond” atau PPPI.

Organisasi ini terdiri dari pemuda terpelajar yang mengenyam pendidikan di berbagai tempat seperti Stovia, Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS), dan Rechtshogeschool te Batavia (RHS).

Baca Juga :  Harga Alat Drumband untuk Anak TK, SD, SMP, dan SMA: Lengkap untuk Perkembangan Musikal Mereka

Mereka memiliki visi bersama, yaitu mengusir penjajah Belanda dengan kekuatan dan semangat persatuan pemuda Indonesia.

Kongres Pemuda I dan Kongres Pemuda II

Pada tanggal 30 April hingga 2 Mei 1926, Kongres Pemuda I diadakan di Lapangan Banteng, Jakarta. Kongres ini merupakan pertemuan pemuda Indonesia dalam skala nasional yang membahas strategi dan gagasan dalam upaya membebaskan diri dari penjajahan. 

Mereka juga mempertimbangkan peran perempuan dalam perjuangan, agama, dan bahasa persatuan bagi Indonesia.

Kongres Pemuda II diadakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928. Pertemuan ini terbagi menjadi beberapa tempat dengan fokus pembahasan yang berbeda.

Pada tanggal 27 Oktober 1928, Kongres Pemuda II mengadakan pertemuan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. 

Baca Juga :  Jangan Sampai Salah! Ini Ukuran Cetak Kartu UTBK 2025 yang Benar

Mereka membahas sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan sebagai unsur persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia.

Kemudian, pada tanggal 28 Oktober 1928, Kongres Pemuda II dilanjutkan di Gedung Oost-Java Bioscoop, dengan fokus pada pendidikan. 

Tempat lain yang menjadi tempat pertemuan adalah Gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Pembahasan di tempat tersebut lebih terfokus pada nasionalisme, demokrasi, dan rumusan visi bersama.

Isi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

Isi Sumpah Pemuda yang diterbitkan setelah Kongres Pemuda II adalah sebagai berikut:

Pertama:

“Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.”

Kedua:

“Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.”

Baca Juga :  Carilah Persamaan dari Siklus Hidup Udang dengan Siklus Hidup Katak

Ketiga:

“Kami poetra dan poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.”

Makna Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda memiliki makna penting dalam sejarah pergerakan pemuda Indonesia. Dengan Sumpah Pemuda, kesadaran seluruh rakyat Indonesia ditingkatkan sebagai satu bangsa yang kuat.

Sebelumnya, organisasi pemuda berasal dari beragam daerah dengan perbedaan bahasa, agama, suku bangsa, adat istiadat, dan budaya. 

Namun, Sumpah Pemuda mengubah perjuangan mereka dari yang bersifat kedaerahan menjadi perjuangan yang bersifat nasional. 

Semangat persatuan dan semangat pemuda menjadi kendaraan untuk mencapai kemerdekaan Republik Indonesia.

Sumpah Pemuda adalah peristiwa bersejarah yang menginspirasi perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

Isi Sumpah Pemuda menjadi panduan dalam memupuk rasa cinta tanah air, persatuan bangsa, dan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Berita Terkait

Mengapa Siswa SD Sering Mengalami Kesulitan Memahami Hubungan antara Persen dan Perbandingan? Jelaskan Analisis Anda!
Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi? Simak Pembahasannya!
Jelaskan Makna Hadis Riwayat Ibnu Majah yang Menyatakan Bahwa Setiap Anak Itu Tergadai dengan Aqiqahnya? Yuk Mari Kita Bahas!
Jelaskan Definisi Administrasi dan Fungsi-fungsi Administrasi Bagi Dunia Usaha? Simak Pembahasannya dengan Lengkap!
1 Hektar Berapa Meter? Begini Pembahasannya Cara Memahami Ukuran Hektar dan Meter!
Bagaimana Kuliner Tionghoa Mengalami Penyesuaian dengan Selera Masyarakat Indonesia? Berikut Penjelasannya!
Menurut Anda, Mengapa Membuka Akses Belajar di Era Digital Menjadi Hal yang Sangat Penting? Bagaimana Hubungannya dengan Hak Cipta yang Restriktif?
Socrates Award Itu Apa? Rahasia di Balik Penghargaan Dunia yang Bikin Penasaran!

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 11:00 WIB

Mengapa Siswa SD Sering Mengalami Kesulitan Memahami Hubungan antara Persen dan Perbandingan? Jelaskan Analisis Anda!

Saturday, 31 October 2026 - 11:12 WIB

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi? Simak Pembahasannya!

Thursday, 29 October 2026 - 13:08 WIB

Jelaskan Makna Hadis Riwayat Ibnu Majah yang Menyatakan Bahwa Setiap Anak Itu Tergadai dengan Aqiqahnya? Yuk Mari Kita Bahas!

Thursday, 29 October 2026 - 11:11 WIB

Jelaskan Definisi Administrasi dan Fungsi-fungsi Administrasi Bagi Dunia Usaha? Simak Pembahasannya dengan Lengkap!

Wednesday, 28 October 2026 - 12:03 WIB

1 Hektar Berapa Meter? Begini Pembahasannya Cara Memahami Ukuran Hektar dan Meter!

Berita Terbaru