Kaesang Pangarep ‘Membelot dari’ PDI-P, Ganjar Menanggapinya Biasa Saja

- Redaksi

Sunday, 24 September 2023 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaesang Pangarep Membelot ke PSI (Facebook/Budhius Ma’ruff)

SwaraWarta.co.id – Meski sang Ayah merupakan Presiden yang dulunya diusung oleh PDI-P tak membuat sang anak, Kaesang Pangarep mengikuti jejak ayahnya itu untuk tetap bergabung dengan partai yang mengusung pemenangan untuk Ganjar Pranowo.


Kaesang Pangarep lebih memilih untuk ‘membelot’ dari partai berlambang kepala banteng tersebut dengan memilih untuk bergabung ke partai lain karena sebuah alasan.

Kaesang Pangarep lebih memilih untuk menjadi bagian dari Partai Solidaritas Indonesia atau PSI ketimbang untuk tetap bersama PDI-P pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Kaesang resmi bergabung dengan PSI terhitung semenjak tanggal 23 September 2023. Keputusan kontroversial ini tentu saja mendapatkan atensi publik yang beragam.

Bukan hanya publik yang ikut berkomentar, tetapi juga para tokoh politik yang ada di PDI-P, termasuk Ganjar Pranowo, serta Deddy Yevri Hanteru Sitorus.

Mereka berdua memiliki pendapat sendiri secara pribadi soal keputusan yang dibuat oleh Kaesang Pangarep tersebut.

Ganjar menyebutkan dengan perkataan yang bijak bahwa keputusan yang dibuat oleh anak bungsu Presiden Jokowi tersebut merupakan hak pribadi yang tidak bisa dipaksakan oleh siapa pun.

Ganjar juga menambahkan bahwa Kaesang mempunyai hak politik untuk melakukannya karena sesuai dengan konsep demokrasi yang dimiliki oleh tokoh politik mana pun.

Sementara Deddy mempunyai pendapat lain tetapi memiliki inti utama yang kurang lebih sama seperti yang dikatakan oleh Ganjar.

Deddy menyebutkan bahwa ia, selaku bagian dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, tidak memiliki hak untuk melakukan pelarangan kepada Kaesang yang ingin bergabung ke partai lain.

Baginya, ia harus memberikan penghargaan atas apa pun yang telah diputuskan oleh Kaesang termasuk memilih berganung ke partai PSI.

Deddy berusaha menghargai siapa pun anak muda yang hendak berpolitik termasuk Kaesang Pangarep.

Deddy pun menegaskan bahwa partainya akan jauh lebih fokus untuk terus memberikan dukungan untuk pemenangan Ganjar Pranonowo di Pemilu 2024 ketimbang harus mengurusi permasalah Kaesang Pangarep yang memilih bergabung ke PSI.

Berbeda dari Ganjar dan Deddy, tokoh politik lain di PDI-P, yakni Djarot Syaiful Hidayat sedikit memberikan notif kepada Kaesang agar jangan gegabah untuk masuk ke dalam sebuah partai.

Djarot menyebutkan bahwa harusnya Kaesang menyusuri diri latar belakang sebuah partai sebelum memutuskan untuk menggabungkan diri.

Djarot menekankan dan memberi saran kepada Kaesang Pangarep agar jangan buru-buru memutuskan bergabung.

Berita Terkait

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan
Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf
Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan
Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 10:20 WIB

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan

Tuesday, 15 September 2026 - 10:05 WIB

Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf

Tuesday, 15 September 2026 - 09:52 WIB

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Berita Terbaru

Purbaya Yudhi Sadewa

Berita

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Tuesday, 15 Sep 2026 - 09:52 WIB