Pecat Menteri Pertahanan, Netanyahu Digantikan Yoav Gallant di Tengah Krisis Kepercayaan

- Redaksi

Thursday, 7 November 2024 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memutuskan untuk mencopot Yoav Gallant dari jabatan Menteri Pertahanan.

Langkah ini memicu reaksi keras dari masyarakat Israel, dengan ribuan orang menunjukkan kemarahan mereka atas keputusan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah pemberhentian Gallant diumumkan pada Rabu, 6 November 2024, di tengah situasi perang Israel yang berlangsung dengan Hamas di Gaza.

Menurut laporan dari AFP, Netanyahu menyampaikan bahwa pencopotan ini disebabkan oleh hilangnya kepercayaan yang dirasakan dalam hubungan kerjanya dengan Gallant selama penanganan krisis konflik Gaza.

Netanyahu menegaskan bahwa kepercayaan penuh antara dirinya sebagai perdana menteri dan Menteri Pertahanan sangat penting, terutama di saat perang seperti sekarang.

Meski Gallant diakui produktif saat awal-awal konflik, Netanyahu menyebut kepercayaannya semakin berkurang terhadap Gallant.

Baca Juga :  Donald Trump Usulkan Relokasi Warga Gaza, Indonesia Tegas Menolak

Keduanya dilaporkan sering tidak sejalan dalam merumuskan strategi militer yang akan diambil Israel terhadap Hamas, menyusul serangan besar dari kelompok militan tersebut pada 7 Oktober tahun lalu.

Dalam situasi yang penuh ketegangan ini, pandangan mereka mengenai operasi militer balasan di Gaza semakin memperuncing hubungan kerja mereka.

Sebagai pengganti Gallant, Netanyahu menunjuk Israel Katz, yang saat ini menjabat Menteri Luar Negeri, untuk menempati posisi Menteri Pertahanan.

Katz dipilih berdasarkan pengalaman dan kontribusinya dalam menjaga keamanan nasional.

Dalam pengumumannya, Netanyahu menegaskan bahwa Katz memiliki rekam jejak yang meyakinkan untuk menangani tugas besar ini.

Langkah ini diharapkan dapat membawa kestabilan di tengah situasi yang kompleks dan menegangkan antara Israel dan Gaza.

Baca Juga :  Menjelang Debat Terbuka Cawapres, Dua Paslon Saling Sindir Soal Makan Siang atau Internet Gratis

Setelah resmi ditunjuk, Katz berjanji akan menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh komitmen.

Ia menyampaikan tekadnya untuk mencapai tujuan perang yang telah ditetapkan Israel, termasuk menghancurkan Hamas di Gaza,

melumpuhkan kelompok Hizbullah di Lebanon, serta memastikan keselamatan para sandera yang berada di wilayah konflik.

Komitmen Katz diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kebijakan militer Israel di masa mendatang.

Posisi Menteri Luar Negeri yang sebelumnya diemban oleh Katz, kini akan dipegang oleh Gideon Saar.

Sebelumnya, Saar merupakan Menteri tanpa portofolio dalam kabinet Israel.

Peralihan posisi ini menunjukkan perubahan yang signifikan dalam tubuh pemerintahan Israel di tengah situasi genting yang dihadapi negara tersebut.

Para pengamat menilai bahwa penunjukan Katz dan Saar mencerminkan upaya Netanyahu untuk menyatukan kembali kekuatan pemerintahan dalam menghadapi ancaman eksternal yang semakin meningkat.

Baca Juga :  Bangunan Tambora Dirusak Pria Ngamuk, Polisi Turun Tangan

Keputusan pemecatan Gallant ini tidak hanya menggambarkan dinamika internal di kalangan petinggi Israel, namun juga menunjukkan tantangan yang dihadapi pemerintah dalam merumuskan strategi yang tepat.

Dengan adanya perubahan di posisi Menteri Pertahanan, diharapkan Israel dapat menghadapi konflik di Gaza dengan lebih solid dan terkoordinasi.

Perubahan di dalam pemerintahan ini juga membawa harapan baru bagi masyarakat Israel untuk melihat langkah tegas yang diambil pemerintah dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan dengan Hamas.

Akan tetapi, hanya waktu yang akan menunjukkan seberapa efektif pergantian posisi ini dalam memperkuat pertahanan nasional Israel dan mencapai tujuan jangka panjang yang telah ditetapkan.***

Berita Terkait

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!
IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya
Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran
Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!
BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal Rp600 Ribu, dan Cara Daftarnya!

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 10:19 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Monday, 19 October 2026 - 10:08 WIB

OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya

Monday, 19 October 2026 - 09:47 WIB

Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!

Sunday, 18 October 2026 - 10:30 WIB

Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!

Saturday, 17 October 2026 - 11:36 WIB

IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya

Berita Terbaru