Categories: BeritaHukumKesehatan

Polisi Usut Dugaan Malapraktik Operasi Amandel yang Sebabkan Bocah Meninggal Dunia

 

Ilustrasi proses operasi BAD (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Bocah berinisial BAD menghembuskan nafas terakhirnya setelah menjalani operasi pengangkatan amandel.

Awalnya BAD sempat didiagnosis mati batang otak usai menjalani operasi tersebut. Operasi ini dilakukan korban di salah satu rumah sakit atau RS Bekasi.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban sendiri diduga meninggal dunia pada hari Senin (2/10) pukul 18.45. kabar ini juga telah dibenarkan oleh ayah korban.

“Betul Pak anak saya sudah meninggal dunia,” ungkap Albert Francis saat ditemui awak media pada hari Senin, (10/9) di Jakarta.

Sementara itu, pengacara keluarga korban yakni Cahaya mengungkapkan bahwa korban sudah tidak sadarkan diri sejak melakukan operasi di RS Kartika Husada pada hari Selasa (19/9). 

Pada saat hari kelima pasca operasi, keluarga korban dikejutkan dengan kabar BAD yang mengalami mati batang otak.

Amandel itu kan masih kategori operasi ringan. Setelah itu kami tunggu-tunggu, lalu di hari setelah hari tiga itu, dokter RS Kartika Husada mengatakan bahwa anak ini sudah mengalami mati batang otak,” ungkapnya.

Setelah korban dinyatakan meninggal dunia, pihak rumah sakit juga tidak menjelaskan penjelasan tentang diagnosis tersebut.

Hal ini membuat keluarga korban menduga bahwa BAD menghembuskan nafas terakhir akibat malapraktik.

Tuduhan ini diberikan pihak keluarga bukan tanpa alasan, sebab BAD tidak memiliki riwayat penyakit apapun kecuali amandel.

Dengan adanya peristiwa tersebut, pihak keluarga telah melaporkan 8 orang dokter ke Polda Metro Jaya.

“Melaporkan sekitar delapan orang terlapor, itu sudah meliputi dokter yang terkait yang melakukan tindakan Mulai dari dokter anastesi dokter THT, spesialis anak, sampai dengan direktur RS tersebut,” ungkap Cahaya.

Saat ini, pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan atas laporan tersebut. Kabar ini juga telah dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

“Akan dilakukan serangkaian upaya penyelidikan atas dugaan tindak pidana yang dilaporkan tersebut, untuk menemukan ada tidaknya peristiwa pidana yang terjadi,” ungkap Trunoyudo Wisnu Andika, pada hari Selasa, (3/10).

Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan bahwa pihak kepolisian akan memeriksa pihak terkait untuk mengusut laporan tersebut.

Selain itu, Ade Safitri Simanjuntak juga mengungkapkan bahwa pada Minggu ini pihaknya akan mengundang pelapor dan juga para saksi.

“Minggu ini sudah dijadwalkan oleh tim penyelidik Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk mengundang klarifikasi terhadap pelapor dan para saksi-saksi,” ungkapnya.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Apa Sebutan untuk Suit di Negara Jepang? Mengenal Jan-Ken-Pon Lebih Jauh

SwaraWarta.co.id – Apa sebutan untuk suit di negara Jepang? Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana masyarakat di…

22 hours ago

Spesifikasi Samsung Galaxy A56 5G: Performa Gahar dengan Fitur AI Flagship

SwaraWarta.co.id - Samsung kembali menggebrak pasar smartphone kelas menengah dengan meluncurkan lini terbarunya di awal…

1 day ago

Apa yang dimaksud dengan Menyesuaikan Pendidikan Sesuai Kodrat Alam? Simak Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id – Mari disimak baik-baik, apa yang dimaksud dengan menyesuaikan pendidikan sesuai kodrat alam? Dalam…

1 day ago

Bolehkah Puasa Setelah Nisfu Syaban? Simak Hukum dan Penjelasannya

SwaraWarta.co.id – Bolehkah puasa setelah Nisfu Syaban? Memasuki pertengahan bulan Sya’ban, banyak umat Muslim mulai…

1 day ago

Resmi! Sergio Castel Penyerang Asal Spanyol akan Merapat ke Persib Bandung

SwaraWarta.co.id - Dalam upaya meningkatkan daya gedor lini depan di paruh musim penting, Persib Bandung resmi merekrut striker…

1 day ago

Apa yang Dimaksud dengan MBG Lansia? Mengenal Program Makan Bergizi Gratis

SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan membahas mengenai apa yang dimaksud dengan MBG lansia? Pemerintah…

2 days ago