368 Calon Warga Baru PSHT Kediri Dapat Pembekalan, TNI-Polri Tekankan Pentingnya Jaga Kamtibmas

- Redaksi

Monday, 9 June 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Kediri Kota, Kodim 0809/Kediri, dan Kesbangpolinmas memberikan pembekalan kepada 368 calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun tahun 2025. Pembekalan ini berlangsung di Padepokan PSHT Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Kegiatan ini menekankan pentingnya wawasan kebangsaan dan peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

AKP Iwan Setyo Budhi, Kabag Ops Polres Kediri Kota, menyampaikan materi mengenai wawasan kebangsaan. Ia menekankan pentingnya menanamkan jiwa bela negara pada diri setiap calon anggota PSHT. Pesan utamanya adalah agar para calon anggota waspada terhadap berita hoaks di media sosial dan tidak menggunakan ilmu bela diri untuk hal-hal negatif.

PSHT merupakan salah satu perguruan silat terbesar di Kediri Raya. Sayangnya, seperti beberapa perguruan silat lain, PSHT juga pernah dihadapkan pada kasus-kasus seperti pengeroyokan dan perusakan yang dilakukan oknum anggotanya. Oleh karena itu, pembekalan ini juga bertujuan untuk menegaskan konsekuensi hukum bagi pelanggaran yang dilakukan anggota.

AKP Iwan menjelaskan bahwa setiap pelanggaran hukum akan mendapatkan sanksi sesuai undang-undang. Ia mengingatkan para calon anggota untuk menyelesaikan masalah dengan bijak dan tidak main hakim sendiri. Penting bagi generasi muda untuk berkontribusi positif bagi masyarakat, dan PSHT diharapkan berperan aktif dalam hal ini.

Lebih lanjut, AKP Iwan menyampaikan apresiasinya kepada PSHT yang telah berkontribusi menjaga kamtibmas di Kota Kediri. Hal ini dinilai sebagai bentuk nyata dari bela negara yang dilakukan oleh organisasi tersebut. Keberadaan PSHT yang tertib dan taat hukum menjadi contoh positif bagi perguruan silat lainnya.

Kasat Binmas Iptu Cahyo Widodo menambahkan pesan pentingnya mengingat Tuhan Yang Maha Esa, menghormati orang tua, dan menjaga nama baik keluarga dan organisasi. Ia menekankan pentingnya menghindari pergaulan negatif, penyalahgunaan miras, dan narkoba. Ketiga hal tersebut dinilai dapat merusak masa depan para anggota muda.

Baca Juga :  Terseret Kasus Uang Palsu, Staff UIN Alauddin Makassar Meninggal Dunia

Iptu Cahyo juga mengajak para calon anggota PSHT untuk turut serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan kata lain, pembekalan ini bukan hanya sekedar pelatihan bela diri, tetapi juga pendidikan karakter dan kewarganegaraan yang baik.

Pembekalan ini diharapkan dapat membentuk calon anggota PSHT yang bertanggung jawab, taat hukum, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Hal ini penting untuk menjaga nama baik perguruan dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kota Kediri. Dengan demikian, PSHT dapat menjadi contoh perguruan silat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Selain materi wawasan kebangsaan dan hukum, pembekalan juga kemungkinan besar mencakup materi-materi lain seperti sejarah PSHT, tata krama, dan etika berorganisasi. Tujuannya adalah untuk membentuk karakter anggota yang berakhlak mulia dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur.

Baca Juga :  Heboh Polisi Pedas WN Malaysia, Kompolnas Angkat Bicara

Ke depan, kerjasama antara Polres Kediri Kota, Kodim 0809/Kediri, dan Kesbangpolinmas dengan perguruan silat seperti PSHT diharapkan dapat terus ditingkatkan. Hal ini penting untuk menciptakan sinergi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah potensi konflik antar perguruan silat.

Semoga dengan pembekalan ini, para calon warga baru PSHT dapat menjadi anggota yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara. Mereka diharapkan menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.

Berita Terkait

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!

Berita Terkait

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Saturday, 31 October 2026 - 07:35 WIB

Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger

Thursday, 29 October 2026 - 10:43 WIB

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Berita Terbaru

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi

Pendidikan

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi? Simak Pembahasannya!

Saturday, 31 Oct 2026 - 11:12 WIB