Seorang Mahasiswi Udinus Semarang Tewas, Diduga Bunuh Diri

- Redaksi

Thursday, 12 October 2023 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah EN yang ditemukan tewas di kamar kos (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idSeorang mahasiswi Universitas Dian Nuswantara (Udinus) Semarang ditemukan meninggal dunia di kamar kos di kawasan Bulusan Selatan VII, Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini diketahui terjadi pada hari Rabu, (11/10). Korban sendiri diketahui berinisial EN (24) warga Kalimantan. 

Korban pertama kali ditemukan oleh kekasihnya yang bernama Alfa warga Tangerang. Saat itu, Alfa berniat untuk mengunjungi EN di kosnya. Namun, saat tiba di kos EN pintunya tertutup dan dikunci. 

Hal ini juga dibenarkan oleh rekan korban yang bernama Kuncoro. Menurut Kuncoro, Alfa awalnya memanggil-manggil korban. Berhubung tidak ada respon, Alfa menghubungi Kuncoro. 

Baca Juga :  Terkuak Ini Alasan Denny Sumargo Hadiri Perdamaian Pratiwi Novhianty dengan Agus Air Keras

“Pacarnya itu manggil-manggil tapi gak ada respons. Sudah dilempar baju juga ke dalam itu bener-bener nggak gerak sama sekali. Akhirnya pacarnya nelpon saya,” ungkap Kuncoro pada awak media, Rabu, (11/10).

Setelah dihubungi oleh pacar EN, Kuncoro segera mendatangi kos EN. Menurut pengakuan Kuncoro, dirinya sempat memanggil-manggil korban, namun tidak ada respon.

Selanjutnya Kuncoro memanggil ibu kos untuk meminta bantuan membuka kamar EN. Setelah pintu kamar EN berhasil dibuka, EN sudah tidak bergerak.

“Akhirnya, memanggil Bu Kos, meminta bantuan untuk membuka pintu kamar, pakai duplikat. Ternyata sudah tidak bergerak sama sekali. Pertama aku deketin tanganku ke hidungnya, nggak ada napas,” ungkap Kuncoro.

Baca Juga :  Kecelakaan Bus Handoyo di Tol Cipali, 12 Korban Meninggal Dunia

Melihat rekannya sudah tidak bernafas, Kuncoro segera menghubungi ambulans beserta pihak kepolisian.

“Terus aku lihat tangan sama kakinya itu biru kehitam-hitaman warnanya. Terus nelpon ambulans, sama polisi,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, EN merupakan seorang mahasiswa di Udinus Semarang. Selain menjadi mahasiswi, EN juga bekerja di rumah makan di kawasan Mulawarman, Kec. Tembalang.

Di kamar kos korban ditemukan bungkus rokok dan juga puntungnya. Selain itu, ada beberapa lembar kertas yang diduga berisi curhatan korban.

Sebagai rekan EN, Kuncoro mengungkapkan bahwa surat tersebut berisi tentang perpisahan. Bahkan Kuncoro mengaku bahwa EN tidak pernah bercerita tentang masalahnya kepada dirinya.

“Intinya terkait surat perpisahan gitu, sudah tidak kuat lagi. Maksudnya apa tapi nggak tahu. Dia juga nggak pernah cerita ada masalah apa,” ungkap Kuncoro.

Baca Juga :  Bikin Greget, ASN di Ngawi Nekat Curi Motor dan Laptop Milik Rekaannya Sendiri

Ditemukannya EN dalam kondisi sudah tidak bernyawa tentu menarik perhatian banyak orang. Kemudian pihak Polsek Tembalang bersama unit inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP.

Kemudian pihak kepolisian membawa jenazah EN ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terbaru