Food Estate Disebut Gagal, Mentan Turut Buka Suara

- Redaksi

Monday, 22 January 2024 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Menteri Pertanian, Andi Amran (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Dua calon wakil presiden nomor urut 1 dan 3 mengkritik program Food Estate karena mereka tidak sepakat. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa proyek tersebut butuh waktu dan tidak instan. 

“Food Estate ini bukan proyek instan, butuh proses. Kenyataannya kita memiliki 10 juta hektar yang sebelumnya tidak dimanfaatkan untuk lahan pertanian,,” jelas Amran, dalam keterangannya, Senin (22/1/2024).

Pemerintah berhasil menggarap 10 juta hektar lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan untuk lahan pertanian. 

“Kami sekarang menggarap itu, butuh proses, butuh teknologi agar menjadi lahan produktif,” Ungkapnya.

Amran juga menyebutkan berbagai proyek pertanian di beberapa daerah telah berhasil sesuai target dan pola teknologi yang tepat.

Baca Juga :  Gara-gara Honor Belum dibayarkan, Seorang Pria Tega Habisi Nyawa Majikannya Sendiri

Amran juga memaparkan data progres Food Estate. Saat ini Food Estate di Humbang Hasundutan seluas 418,29 hektar. 

Untuk Food Estate Temanggung dan Wonosobo seluas 907 hektar telah berhasil memperoleh hasil panen tanaman hortikultura. 

Di Kalimantan Tengah, program intensifikasi dan ekstensifikasi lahan berhasil memperoleh hasil panen padi sebesar 5 ton per hektar. 

Di Sumba Tengah NTT dan kabupaten Keerom Papua berhasil panen jagung seluas 500 hektar. 

Proyek Food Estate Gunung Mas juga sudah panen jagung seluas 10 hektar dan singkong seluas 3 hektar. 

“Food estate tersebut sudah berhasil panen. FE Gunung Mas juga sudah panen jagung seluas 10 hektar dan singkong seluas 3 hektar. Kita pantau terus lahan tersebut,” tuturnya.

Baca Juga :  Tips Merawat Baju Bayi Agar Lebih Awet, Dijamin Nggak Nyesel!

Cak Imin, salah satu calon wakil presiden nomor urut 1, menyindir masalah penggunaan tanah di Indonesia. 

“Hasil sensus pertanian BPS menunjukkan bahwa 10 tahun terakhir telah terjadi jumlah petani rumah tangga gurem, rumah tangga petani gurem berjumlah hampir 3 juta. Ini artinya 16 juta rumah tangga petani hanya memiliki tanah setengah hektare,” ucap Cak Imin, dalam acara Debat Pilpres keempat di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024).

Sedangkan calon wakil presiden nomor urut 03, Mahfud Md menyebut proyek Food Estate sebagai salah satu proyek pemerintah yang merusak lingkungan dan menyebabkan kerugian bagi negara. 

“Untuk menjaga kelestarian lingkungan alam kita, kita punya program petani bangga bertani, di laut jaya, nelayan sejahtera,” tutupnya.

Baca Juga :  BTS Raih Penghargaan Penyanyi Terbaik

Meskipun banyak kritikan dan keberatan, pemerintah tetap berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertanian di Indonesia.

Berita Terkait

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!
Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!
Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!
Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Tuesday, 27 October 2026 - 10:14 WIB

Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya

Tuesday, 27 October 2026 - 09:33 WIB

Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya

Monday, 26 October 2026 - 08:00 WIB

Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!

Berita Terbaru