Unik! Warga Cianjur Gelar Lomba “Panjat Pinang Janda” hingga Tangkap Tikus Kotor

- Redaksi

Tuesday, 20 August 2024 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panjat pinang janda
(Dok. Ist)

Panjat pinang janda (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Berdasarkan video yang tersebar di media sosial, terlihat sekelompok pria sedang memanjat sebuah tiang yang dipasang miring untuk ikuti lomba panjat pinang janda

Di ujung tiang tersebut, terlihat seorang sosok yang berpenampilan seperti perempuan mengenakan kerudung dan pakaian merah, sambil memegang payung.

Perempuan itu merupakan ‘hadiah’ bagi peserta yang berhasil mencapai puncak tiang. Selain hadiah tersebut, panitia juga menyediakan berbagai hadiah lainnya untuk peserta yang berhasil memenangkan perlombaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau yang biasa-biasa saja lombanya kan sudah biasa. Jadi disepakati yang unik. Tapi itu bukan perempuan tetapi laki-laki yang didandani seperti perempuan,” kata dia, Senin (19/8/2024).

Baca Juga :  Direktur Utama Jasa Raharja Sebut IKN sebagai Titik Awal

Amir Saepudin, Ketua RW 16 Kampung Lembur Tengah, menjelaskan bahwa perlombaan yang digelar untuk memperingati HUT RI pada Sabtu (17/8) itu memang sengaja dirancang dengan cara yang unik.

Namun, Amir menegaskan bahwa sosok yang duduk di ujung tiang tersebut bukanlah perempuan asli, melainkan seorang pria yang berdandan seperti perempuan.

Ia juga menekankan bahwa lomba ini tidak bermaksud merendahkan martabat perempuan, melainkan memiliki pesan moral yang mendalam tentang pentingnya terus berjuang dalam hidup.

“Jadi itu gambaran di dunia. Kalau akhirat tentu harus dikejar, tapi urusan dunia juga tidak boleh terlewatkan dan harus diusahakan untuk dikejar. Harta, tahta, dan wanita yang menjadi gambaran urusan dunia harus diusahakan layaknya di perlombaan. Kalau tidak sanggup sendiri, maka bersama-sama untuk bisa mengejarnya,” kata dia.

Baca Juga :  Kapan MagangHub 2026 Dibuka? Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya

Bagi peserta yang berhasil mencapai puncak tiang terlebih dahulu, akan diberikan hadiah berupa uang tunai. Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah lainnya.

Amir menambahkan bahwa selain lomba panjat pinang dengan hadiah ‘janda’, ada juga perlombaan lain yang sarat makna, seperti lomba menangkap tikus.

Ia menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk menyampaikan pesan kepada para pemimpin agar memberantas korupsi yang merugikan masyarakat.

“Ini pesan untuk pemerintahan pusat, agar tangkap seluruh koruptor selayaknya kami menangkap tikus yang seringkali menjadi hama. Kami harap dari perlombaan ini pesannya sampai dan bisa memberantas para koruptor,” kata dia.

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru