PPN Naik Jadi 12% di 2025, Pedagang Tanah Abang Makin Tertekan

- Redaksi

Sunday, 24 November 2024 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, menyatakan kekhawatiran mereka terkait rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% pada 2025.

Mereka khawatir kebijakan ini akan memperburuk penurunan penjualan yang saat ini sudah sangat terasa akibat naiknya harga produk tekstil.

Tomi, salah satu pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang Blok A, mengungkapkan bahwa kondisi penjualan saat ini jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika dulu akhir pekan selalu ramai pembeli, kini suasana pasar justru cenderung sepi.

“Kalau dulu Sabtu-Minggu pasti ramai, cuma sekarang biasa saja. Sebenarnya kita ini jualan larisnya pas musiman ya, jadi kalau hari-hari biasa seperti ini paling seminggu dapat satu pesanan berapa kodi. Tapi kalau sekarang nggak ada sama sekali, sudah sebulan ini saya nggak terima pesanan seperti dulu lagi,” terang Tomi

Baca Juga :  Limbah Kurban Tak Jadi Masalah, Ini Solusi Ramah Lingkungan dari Pemprov DKI

Tomi menambahkan bahwa kondisi ini tidak hanya dialaminya sendiri, tetapi juga oleh pedagang lain. Banyak toko yang bahkan terpaksa tutup karena tak mampu bertahan menghadapi penurunan omzet.

“Coba keliling saja lihat-lihat berapa banyak toko yang sudah tutup. Ini di blok ini saja sudah ada berapa toko yang tutup,” katanya.

Hal serupa dirasakan Pito, pedagang tas dan aksesori di Blok B. Ia mengatakan rata-rata omzet pedagang di Pasar Tanah Abang sudah turun drastis, bahkan hingga 80%.

Pito, yang sudah 36 tahun berdagang di Pasar Tanah Abang, mengaku saat ini kondisi pasar jauh berbeda dibandingkan masa kejayaannya dulu.

Ia bahkan harus menutup satu dari tiga toko yang dimilikinya karena penurunan penjualan.

Baca Juga :  Sambal Goreng Daging Buncis, Lauk Rumahan yang Lezat dan Praktis

Pito memberikan contoh bagaimana harga sewa toko di pasar ini mengalami penurunan drastis.

Salah satu toko yang dulu disewa seharga Rp 50 juta per tahun, kini hanya disewakan Rp 7 juta per tahun.

“Bayangkan saja itu harga sewa dari Rp 50 juta jadi Rp 7 juta saja, ini sudah jalan tiga tahun. Sama kaya toko di belakang saya itu, yang punya sewain buat gudang atau simpan barang per tahunnya cuma berapa juta gitu, yang penting service fee-nya dibayarin sama yang sewa jadi dia nggak ada beban. Dari situ saja sudah kelihatan itu parahnya gimana sekarang,” jelasnya lagi.

Menurut Pito, kondisi ini menunjukkan betapa sulitnya situasi yang dihadapi pedagang saat ini. Ia berharap pemerintah mempertimbangkan ulang rencana kenaikan tarif PPN agar tidak semakin memberatkan para pelaku usaha di pasar tradisional.

Baca Juga :  Polisi Gelar Doa Bersama untuk Mengenang Empat Siswa Korban Tragedi Pantai Drini

Berita Terkait

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!
Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!
Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!
Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa
 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Tuesday, 27 October 2026 - 10:14 WIB

Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya

Tuesday, 27 October 2026 - 09:33 WIB

Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya

Monday, 26 October 2026 - 08:00 WIB

Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!

Sunday, 25 October 2026 - 10:02 WIB

Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!

Berita Terbaru