Pantauan Arus Mudik Hari Ini: Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Hadapi Puncak Kedua

- Redaksi

Tuesday, 17 March 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantauan Arus Mudik Hari Ini

Pantauan Arus Mudik Hari Ini

SwaraWarta.co.id – Memasuki H-4 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pantauan arus mudik hari ini menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan di sejumlah ruas tol dan jalur arteri. Pemerintah bersama Korlantas Polri terus mengoptimalkan sistem monitoring dan menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan yang diprediksi mencapai puncaknya pada besok, Rabu 18 Maret 2026.

Bagi masyarakat yang ingin memastikan kondisi terkini, pemerintah menyediakan layanan pantauan arus mudik hari ini secara real time melalui situs resmi https://mudik.pu.go.id/. Di laman tersebut, tersedia tayangan langsung dari 1.351 titik kamera CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan tol dan arteri. Selain itu, masyarakat juga bisa mengakses peta informasi jalur mudik dan prakiraan cuaca untuk membantu merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

Baca Juga :  Viral! Seruan "Stop Bayar Pajak" di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya

Puncak Arus dan Rekayasa Lalu Lintas

Berdasarkan data dari Korlantas Polri, arus mudik tahun ini diperkirakan akan terjadi dalam dua gelombang. Setelah gelombang pertama pada 14-15 Maret, fokus pengamanan kini tertuju pada gelombang kedua yang diprediksi memuncak pada 18-19 Maret 2026. Pantauan arus mudik hari ini di Tol Jakarta-Cikampek, misalnya, mulai menunjukkan lonjakan yang mengharuskan petugas bersiaga.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengantisipasi kepadatan ekstrem, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengumumkan akan memberlakukan skema one way nasional mulai besok, Rabu 18 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Skema satu arah ini akan diterapkan secara situasional, dimulai dari KM 70 hingga KM 236, dan dapat diperpanjang hingga KM 414 jika kepadatan masih terjadi.

Baca Juga :  Brewing Love; Cinta dalam Setiap Tetes: Kisah Romansa di Balik Pabrik Bir

“Ketika nanti (berdasarkan) infrastruktur teknologi traffic accounting-nya bisa terkendalikan, kami akan berlakukan one way nasional. Ini untuk memastikan arus kendaraan dari Jabodetabek ke berbagai daerah di Jawa dapat berjalan lancar,” ujar Irjen Agus di Rest Area KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, Senin (16/3) malam.

Imbauan untuk Pemudik

PT Jasa Marga mengimbau para pemudik untuk menghindari jam-jam favorit, yaitu antara pukul 06.00 hingga 16.00 WIB, guna memecah kepadatan. Data menunjukkan peningkatan volume kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama mencapai lebih dari 100 persen dibandingkan kondisi normal. Selain mengatur waktu, para pemudik juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri berkendara saat lelah dan memanfaatkan rest area yang tersedia.

Baca Juga :  Lowongan PT Reska Multi Usaha (Kai Services) Untuk SMA/SMK Posisi Packaging Food Regional Nganjuk

Sementara di jalur penyeberangan, pantauan arus mudik hari ini dari udara di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga puluhan kilometer. Kapolda Bali Daniel Adityajaya menyatakan bahwa koordinasi dengan operator kapal sedang dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang hendak menyeberang ke Jawa.

Sebagai bentuk dukungan penuh, Kementerian Kesehatan juga telah menyiagakan pos-pos kesehatan dan memberikan pemeriksaan gratis bagi pengemudi di sejumlah titik, guna memastikan kondisi fisik pengemudi prima selama perjalanan panjang. Dengan berbagai upaya ini, diharapkan perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat sampai tujuan.

Berita Terkait

HEBOH! Link Video Bilqis Luvena Versi 12 Detik dan 27 Detik Viral, Ternyata Ini Fakta Aslinya!
Bikin Iri! Bos Restoran China Ini Hadiahi Karyawannya Mobil BMW Rp800 Juta, Ternyata Ini Alasannya yang Bikin Haru!
 Liburan ke Bali Berujung Bui! Kronologi Lengkap Penangkapan Buronan Penipuan Rp50 Miliar
Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!
Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024
BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!
Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:42 WIB

HEBOH! Link Video Bilqis Luvena Versi 12 Detik dan 27 Detik Viral, Ternyata Ini Fakta Aslinya!

Sunday, 11 October 2026 - 10:33 WIB

Bikin Iri! Bos Restoran China Ini Hadiahi Karyawannya Mobil BMW Rp800 Juta, Ternyata Ini Alasannya yang Bikin Haru!

Sunday, 11 October 2026 - 10:27 WIB

 Liburan ke Bali Berujung Bui! Kronologi Lengkap Penangkapan Buronan Penipuan Rp50 Miliar

Saturday, 10 October 2026 - 17:39 WIB

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

Saturday, 10 October 2026 - 11:33 WIB

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

Berita Terbaru