Banjir Melanda Kabupaten Serang, Ratusan Rumah Terendam

- Redaksi

Saturday, 3 February 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Rumah di Serang Terendam Banjir-SwaraWarta.co.id (Sumber: Antara)

SwaraWarta.co.id – Ratusan rumah di Desa Kosambi Ronyok, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Banten, tenggelam akibat banjir yang disebabkan oleh hujan intensitas tinggi, membuat sungai meluap dan merendam permukiman warga pada Sabtu 3 Januari 2024 ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana, menyatakan bahwa sekitar 245 rumah saat ini terendam banjir di daerah tersebut.

Untuk mengatasi situasi darurat, tim gabungan telah dilibatkan dalam upaya evakuasi warga.

Mereka menggunakan perahu karet untuk memindahkan warga ke lokasi yang dianggap lebih aman dari ancaman banjir. Selain itu, pihak berwenang telah mendirikan tenda darurat sebagai tempat beristirahat bagi warga yang terdampak oleh banjir.

Baca Juga :  Song Hye Kyo Kembali ke Variety Show Setelah 23 Tahun, Buka Cerita Hidup dan Karier

Menanggapi kondisi cuaca yang masih buruk dengan hujan yang berlanjut, Nana Sukmana menyampaikan bahwa tinggi air saat ini berkisar antara 20 hingga 50 cm.

Di tengah kondisi ini, mendirikan tenda darurat menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan kepada warga yang terkena dampak.

Terkait dengan kebutuhan mendesak masyarakat, Nana Sukmana mengungkapkan bahwa beberapa item menjadi prioritas.

Tenda pengungsi, obat-obatan, matras, selimut, makanan, dan pampers termasuk dalam kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi.

Upaya ini diambil untuk memastikan keberlangsungan hidup dan kesejahteraan warga yang terdampak.

Lebih lanjut, Nana Sukmana menjelaskan bahwa petugas masih terus melakukan pendataan di lapangan.

Tujuannya adalah untuk mengetahui jumlah pasti warga yang terdampak banjir, sehingga bantuan yang diberikan dapat sesuai dengan kebutuhan yang sebenarnya.

Baca Juga :  Banjir Bandang di Situbondo: Sungai Avor C9 Tersumbat Rumput Gajah dan Limbah

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penanganan yang terkoordinasi dan responsif terhadap bencana banjir yang melanda Desa Kosambi Ronyok.

Dalam kondisi darurat seperti ini, kerjasama antara berbagai pihak termasuk lembaga pemerintah, relawan, dan masyarakat sangat diperlukan.

Solidaritas dan koordinasi yang baik dapat mempercepat proses penanganan bencana dan membantu warga yang membutuhkan bantuan.

Dengan kondisi cuaca yang belum menentu, BPBD Kabupaten Serang terus memantau perkembangan situasi dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

Semua upaya ini dilakukan guna mengurangi risiko dan dampak yang mungkin timbul akibat bencana banjir yang melanda Desa Kosambi Ronyok.***

Berita Terkait

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

Berita Terkait

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Berita Terbaru