Ribuan Karyawan PT Gudang Garam Diduga Kena PHK Massal, KSPI dan Partai Buruh Desak Tindakan Pemerintah

- Redaksi

Sunday, 7 September 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Karyawan PT Gudang Garam Diduga Kena PHK Massal

Ribuan Karyawan PT Gudang Garam Diduga Kena PHK Massal

SwaraWarta.co.id – Sebuah video perpisahan haru yang merekam puluhan hingga ribuan pekerja PT Gudang Garam Tbk viral di media sosial, memicu dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap seluruh buruh rokok di pabrik tersebut.

Video berdurasi sekitar 1 menit menampilkan karyawan berpakaian seragam biru dan merah dongker berjajar, saling berjabat tangan, berpelukan dan tampak meneteskan air mata. Naratanya menyiratkan suasana perpisahan penuh kesedihan dan keharuan.

Menanggapi kabar ini, Presiden KSPI sekaligus pimpinan Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan tengah melakukan verifikasi lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai bila kabar tersebut benar, sejumlah faktor dapat menjadi penyebab seperti: turunnya daya beli masyarakat, pasokan tembakau yang terbatas, kurangnya inovasi dalam produk, serta kenaikan pajak dan cukai rokok yang memberatkan perusahaan dan menekan daya saing di pasar.

Baca Juga :  Persib Bandung Menang Telak 2-0 atas Persikabo 1973 dalam lanjutan BRI Liga 1 2023/2024

Dampak dari dugaan PHK ini diprediksi tidak hanya dirasakan oleh buruh pabrik saja. Iqbal memperingatkan bahwa puluhan ribu hingga ratusan ribu pekerja lain yang terafiliasi seperti petani tembakau, distributor, supir, pedagang kecil, hingga pemilik kontrakan berpotensi ikut terdampak secara ekonomi.

KSPI dan Partai Buruh menuntut agar pemerintah pusat dan daerah segera turun tangan dengan langkah konkret. Mereka menyoroti kasus PHK massal di PT Sritex sebagai preseden negatif, di mana buruh tidak mendapatkan hak-hak dasar seperti Tunjangan Hari Raya (THR).

Lebih lanjut, mereka mendesak agar kebijakan cukai rokok ditinjau ulang agar tidak makin membebani industri, sembari tetap menjaga kampanye kesehatan publik.

Baca Juga :  Ini Jawaban Asesmen yang dilakukan pada Awal Pembelajaran untuk Mengetahui Kapasitas Murid di Kelas Adalah!

Beberapa pakar menekankan pula pentingnya dialog antara pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat untuk merumuskan kebijakan jangka panjang yang bisa menyelamatkan ekosistem tembakau nasional, termasuk petani dan pekerja di sektor terkait.

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru