BMKG Peringatkan Puncak Suhu Dingin di Musim Kemarau Ini

- Redaksi

Tuesday, 16 July 2024 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dalam satu kesempatan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, terutama yang berada di wilayah selatan Jawa Tengah,

untuk mewaspadai penurunan suhu udara selama puncak musim kemarau karena hal ini dapat mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suhu udara minimum diperkirakan akan terus menurun. Beberapa hari yang lalu suhu tercatat 26 derajat Celcius dan kini telah turun menjadi 23 derajat Celcius, membuat udara terasa lebih dingin.

Diprediksi suhu ini akan mencapai puncak minimumnya pada bulan Agustus mendatang, ujar Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, di Cilacap pada hari Selasa.

Seperti yang dikatakan oleh Teguh, penurunan suhu udara ini sangat berkaitan dengan tibanya puncak musim kemarau yang dipengaruhi oleh fenomena angin Monsoon yang berasal dari Australia.

Baca Juga :  Artis Jebolan KDI Jadi Tersangka Kasus Perdagangan Orang, Ini Faktanya!

Untuk wilayah Kabupaten Cilacap yang berada di kawasan pantai, data statistik suhu minimum yang dikumpulkan sejak tahun 1975 hingga akhir Juli 2020 menunjukkan bahwa suhu minimum terendah pernah tercatat pada 14 Agustus 1994, yaitu 17,4 derajat Celsius.

Pada saat itu, suhu maksimum hanya mencapai 25,8 derajat Celcius, dengan rata-rata suhu harian sebesar 22,9 derajat Celcius.

Teguh menjelaskan bahwa di wilayah dataran tinggi atau pegunungan, suhu udara akan lebih dingin dibandingkan dengan suhu di wilayah pesisir.

Jika tidak ada alat ukur, suhu dapat diperkirakan dengan menurunkan 0,5 derajat Celcius setiap kenaikan 100 meter ketinggian tempat.

Dalam konteks ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan karena penurunan suhu udara dapat berdampak pada penurunan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Kecelakaan Truk Boks dan Motor di Klaten Tewaskan Dua Orang

Mengenai prakiraan cuaca di wilayah selatan Jawa Tengah untuk tiga hari ke depan, BMKG memprediksi kondisi akan cerah hingga berawan dengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celcius,

kelembapan 60-80 persen, dan kecepatan angin 5-25 kilometer per jam yang bertiup dari arah timur.

Meskipun sedang musim kemarau, hujan masih berpotensi terjadi secara lokal dengan intensitas ringan.

Terkait dengan musim angin timuran, Teguh memperkirakan kecepatan angin di wilayah perairan selatan Jawa Barat, Jawa Tengah,

dan Daerah Istimewa Yogyakarta serta di wilayah Samudra Hindia selatan Jawa Barat-DIY akan mengalami peningkatan seiring dengan datangnya puncak musim angin timuran pada bulan Agustus.

Baca Juga :  Bapanas Investigasi Residu Pestisida Berlebih pada Anggur Shine Muscat demi Keamanan Konsumen

Angin yang memiliki kecenderungan bertiup searah dengan kecepatan tinggi memiliki potensi untuk meningkatkan tingginya gelombang laut.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau nelayan, terutama yang menggunakan perahu kecil, untuk selalu memperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran sebelum berangkat melaut.

Dengan peringatan tersebut, BMKG berharap masyarakat dapat lebih waspada dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan cuaca yang dapat memengaruhi kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

BMKG juga terus memantau kondisi cuaca dan memberikan informasi terkini agar masyarakat dapat mengambil langkah yang diperlukan untuk mengurangi dampak negatif dari perubahan iklim dan cuaca.***

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa
 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!
2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!
Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu
Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 17:30 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Apresiasi Pesantren dan Dorong Santri Berkontribusi untuk Bangsa

Thursday, 22 October 2026 - 17:18 WIB

 Viral Jasa Polisi Anak, Cara Orangtua Bikin Anak Makin Nurut Tanpa Harus Marah!

Thursday, 22 October 2026 - 13:33 WIB

2 Prajurit TNI Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Ini Faktanya!

Thursday, 22 October 2026 - 13:25 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Cara Cek BSU Melalui JMO di 2026, Rp900 Ribu Siap Meluncur ke Rekeningmu

Wednesday, 21 October 2026 - 09:20 WIB

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!

Berita Terbaru