Apa Itu Tertemper? Memahami Istilah Khas Dunia Perkeretaapian Indonesia

- Redaksi

Thursday, 20 August 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa Itu Tertemper

Apa Itu Tertemper

SwaraWarta.co.id – Pernahkah Anda membaca berita kecelakaan kereta api dan menemukan kata “tertemper”?

Istilah ini mungkin terdengar asing karena tidak ditemukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Namun, kata ini adalah istilah teknis yang secara khusus digunakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menggambarkan suatu kejadian penting.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengertian Tertemper

Secara sederhana, tertemper adalah tertabrak. Istilah ini digunakan untuk menjelaskan kecelakaan atau benturan antara kereta api dengan kendaraan bermotor, pejalan kaki, atau bahkan hewan. Dalam dunia perkeretaapian, kata ini lebih tepat digunakan dibandingkan kata “tertabrak”.

Mengapa Tidak Pakai Kata “Tertabrak”?

Penggunaan istilah “tertemper” bukan tanpa alasan. PT KAI sengaja memilih kata ini karena dianggap lebih netral dan tidak menimbulkan konotasi negatif yang menyalahkan kereta api.

Baca Juga :  Apa Peran Teknologi Informasi dalam Manajemen Rantai Pasok Modern? Berikan Beberapa Contoh Aplikasi Teknologi yang Digunakan dalam Manajemen Rantai Pasok

Logikanya sederhana: kereta api sudah memiliki jalur rel sendiri dan tidak mungkin keluar dari jalurnya.

Sebaliknya, kendaraan lain atau pejalan kaki memiliki potensi untuk berada di jalur yang bukan haknya. Dengan menggunakan istilah “tertemper”, publik tidak serta-merta menganggap masinis atau kereta api sebagai pihak yang bersalah. Istilah ini juga lebih halus karena bermakna “tersenggol” atau “terkena”.

Mayoritas insiden tertemper sendiri terjadi akibat kelalaian pengendara yang nekat menerobos perlintasan saat kereta melintas.

Kecepatan kereta yang tinggi membuat jarak pengereman sangat panjang, sehingga kereta nyaris mustahil berhenti mendadak jika ada halangan di depannya.

Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata “tertemper” dan bentuk aktifnya “menemper” sering muncul dalam pemberitaan kecelakaan kereta api.

Baca Juga :  Setelah Saudara Membaca Materi dalam BMP Pengantar Ilmu Hukum Mengenai Sistem Hukum dan Politik Hukum, Simak di Sini

Contohnya, “KRL tertemper mobil di perlintasan” atau “kereta api menemper truk di perlintasan sebidang”. Istilah ini menjadi ciri khas pemberitaan di dunia perkeretaapian Indonesia.

Istilah Tertemper di Bidang Lain

Selain dalam konteks kereta api, kata “tempered” juga dikenal dalam dunia material, seperti kaca tempered (kaca yang diperkeras melalui proses pemanasan suhu 600-700°C lalu didinginkan cepat) dan logam tempered (proses perlakuan panas pada baja untuk meningkatkan kekerasan).

Namun, dalam penggunaan sehari-hari di Indonesia, istilah “tertemper” paling erat kaitannya dengan kecelakaan kereta api.

Tertemper adalah istilah khusus dalam dunia perkeretaapian Indonesia yang berarti tertabrak atau mengalami benturan dengan kereta api. Penggunaan kata ini merupakan pilihan bahasa yang lebih netral dan tepat untuk menggambarkan insiden di perlintasan rel, mengingat kereta api selalu berada di jalurnya sendiri. Memahami istilah ini penting agar kita tidak salah kaprah dalam membaca berita kecelakaan kereta api dan lebih waspada akan keselamatan di perlintasan sebidang.

Baca Juga :  Faktor apa saja yang mempengaruhi jalannya SIP!

 

Berita Terkait

Mengapa Tim Anda Memilih Solusi-solusi Ini dan Apa Dampak yang Mungkin Ditimbulkannya Terhadap Kota, Masyarakat, dan Planet Ini?
Sebagai Seorang Pelajar SMP, Mengapa Kita Perlu Memahami Sejarah Demokrasi di Indonesia? Berikut Penjelasannya!
Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!
Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!
Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?
Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?
Apa yang Menjadi Pembeda antara Digital Citizen dan Citizen Journalism? Bagaimana Karakteristik Mereka? Disimak Penjelasannya Berikut Ini!

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 08:14 WIB

Mengapa Tim Anda Memilih Solusi-solusi Ini dan Apa Dampak yang Mungkin Ditimbulkannya Terhadap Kota, Masyarakat, dan Planet Ini?

Monday, 19 October 2026 - 14:54 WIB

Sebagai Seorang Pelajar SMP, Mengapa Kita Perlu Memahami Sejarah Demokrasi di Indonesia? Berikut Penjelasannya!

Sunday, 18 October 2026 - 11:33 WIB

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!

Sunday, 18 October 2026 - 10:01 WIB

Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!

Saturday, 17 October 2026 - 09:53 WIB

Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?

Berita Terbaru