Wahyu Terakhir yang Diturunkan kepada Nabi Muhammad: Pengertian dan Signifikansi

- Redaksi

Wednesday, 11 September 2024 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makna Fathu Makkah

Makna Fathu Makkah

SwaraWarta.co.id – Wahyu terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad adalah Surah Al-Ma’idah, ayat 3. Ini adalah bagian dari Al-Qur’an yang menyampaikan pesan penting sebagai wahyu penutup.

Ayat ini mengandung pernyataan bahwa hari ini, agama Islam telah disempurnakan oleh Allah, dan nikmat-Nya telah dilengkapi. Ini adalah konfirmasi bahwa risalah Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir telah sempurna dan lengkap.

Isi dan Konteks Wahyu Terakhir

Surah Al-Ma’idah, ayat 3, berbunyi:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (hewan yang disembelih) bukan karena nama Allah. Dan (diharamkan) pula (memakan) binatang yang mati tercekik, mati tenggelam, dan (binatang yang mati karena) pukulan, dan (binatang yang mati karena) tertanduk, dan (binatang yang) dimakan oleh binatang buas, kecuali (binatang yang) sempat kamu sembelih, dan (diharamkan) pula (memakan) apa yang disembelih dengan nama selain Allah.”

Baca Juga :  KUNCI Jawaban Cerita Reflektif Modul 2 PPG 2025: Bagaimana Anda Selama Ini Menjadi Guru? Apakah Anda Sudah Memahami Experiential Learning

Ayat ini bukan hanya mengatur mengenai makanan yang halal dan haram tetapi juga menandai selesainya wahyu sebagai panduan hidup umat Islam.

Ini adalah penegasan akhir dari ajaran-ajaran Islam yang telah diturunkan selama 23 tahun masa kenabian Nabi Muhammad.

Signifikansi Wahyu Terakhir

1. Penyempurnaan Agama

Wahyu terakhir menandakan bahwa agama Islam sudah mencapai tahap sempurna. Tidak ada tambahan atau perubahan yang diperlukan, karena apa yang telah diturunkan sudah mencakup seluruh aspek kehidupan umat manusia.

2. Penutup Risalah Nabi Muhammad

Dengan diturunkannya wahyu terakhir ini, Allah menegaskan bahwa Nabi Muhammad adalah nabi penutup.

Tidak akan ada nabi lain setelahnya, sehingga umat Islam harus mengikuti ajaran dan petunjuk yang sudah ada.

Baca Juga :  Doa Nabi Yunus dan Kisahnya di Perut Ikan Paus: Pelajaran dari Doa dan Taubat

3. Kesejahteraan dan Kebaikan Umat

Wahyu ini juga menggarisbawahi pentingnya kebersihan dan kepatuhan dalam makan dan minum sebagai bagian dari cara hidup yang sehat dan bersih yang dianjurkan dalam Islam

Wahyu terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dalam Surah Al-Ma’idah, ayat 3, adalah momen penting dalam sejarah Islam.

Ayat ini tidak hanya mengatur hal-hal yang halal dan haram tetapi juga menandai kesempurnaan agama Islam. Dengan memahami wahyu ini, umat Islam dapat lebih menghargai dan mematuhi ajaran agama dengan lebih baik.

Wahyu terakhir adalah pengingat bahwa Islam adalah agama yang lengkap dan sempurna, yang menyediakan pedoman hidup yang jelas dan menyeluruh bagi umatnya.

Baca Juga :  120 TEKA TEKI MPLS 2025 Snack dan Jawabannya, Kumpulan Teka-Teki MPLS Snack Terbaru 2025

Berita Terkait

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!
Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!
Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?
Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?
Apa yang Menjadi Pembeda antara Digital Citizen dan Citizen Journalism? Bagaimana Karakteristik Mereka? Disimak Penjelasannya Berikut Ini!
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?
Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 11:33 WIB

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!

Sunday, 18 October 2026 - 10:01 WIB

Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!

Saturday, 17 October 2026 - 09:53 WIB

Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?

Saturday, 17 October 2026 - 06:13 WIB

Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?

Friday, 16 October 2026 - 07:20 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?

Berita Terbaru

Cara Bayar Paspor di M-Paspor Lewat BCA Mobile

Teknologi

Cara Bayar Paspor di M-Paspor Lewat BCA Mobile dengan Mudah

Sunday, 18 Oct 2026 - 10:10 WIB