Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 70 untuk Kelancaran Arus Mudik

- Redaksi

Friday, 28 March 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperpanjang rekayasa lalu lintas contraflow satu lajur di Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.

Awalnya, contraflow hanya diberlakukan dari KM 55 hingga KM 70, namun atas diskresi kepolisian, kini diperpanjang dari KM 47 hingga KM 70 mulai pukul 00.15 WIB.

Menurut VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan arus mudik yang terus meningkat di ruas tol tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah sebelumnya dibuka contraflow 1 lajur dari KM 55 s.d KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 23.10 WIB, atas diskresi dari pihak Kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung perpanjangan contraflow 1 lajur dari KM 47 s.d KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pukul 00.15 WIB,” ujar VP. Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo di Jakarta, Jumat.

Baca Juga :  Korupsi Fasos dan Fasum: Mantan Kepala ATR/BPN Kota Madiun Jadi Tersangka

Pantauan PT JTT menunjukkan bahwa jumlah kendaraan yang melintas menuju wilayah timur Pulau Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama meningkat drastis selama H-10 hingga H-5 Lebaran (21-26 Maret 2025).

Sebanyak 282.994 kendaraan tercatat melewati gerbang tol ini, naik 72,1 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya hanya 164.445 kendaraan.

Selain contraflow, PT JTT juga mendukung rekayasa lalu lintas one way atas diskresi kepolisian. One way ini diberlakukan dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 210 Tol Palimanan-Kanci untuk memperlancar arus kendaraan menuju timur.

Untuk menghindari kendala selama perjalanan mudik, PT JTT mengimbau para pengguna jalan untuk:

  • Merencanakan perjalanan dengan baik dan memperkirakan waktu tempuh.
  • Memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.
  • Mengecek saldo uang elektronik agar tidak mengalami kendala saat transaksi tol.
  • Mengisi bahan bakar penuh sebelum memulai perjalanan.
Baca Juga :  BREAKING NEWS! Gaji PPPK 2025 Akhirnya Cair Bulan Depan, Ada yang Tembus Rp7,3 Juta per Bulan! Cek Rinciannya di Sini

Membawa bekal makanan dan minuman guna menghindari antrean panjang di rest area.

Tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar dan aman bagi para pemudik.

Berita Terkait

Siapa Hashim Djojohadikusumo? Sosok di Balik Layar Kekuasaan Prabowo yang Jarang Tersorot
Penyebab Raffi Ahmad Dihujat Netizen: Ternyata Ini Pemicu Utamanya!
Siapa Buya Hamka? Mengungkap Sosok Ulama, Sastrawan, dan Pahlawan Nasional yang Menginspirasi
KJP Bulan November 2026 Kapan Cair? Ternyata Segini Perkiraan Tanggalnya, Jangan Sampai Ketinggalan!
Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 10:10 WIB

Siapa Hashim Djojohadikusumo? Sosok di Balik Layar Kekuasaan Prabowo yang Jarang Tersorot

Tuesday, 3 November 2026 - 09:27 WIB

Penyebab Raffi Ahmad Dihujat Netizen: Ternyata Ini Pemicu Utamanya!

Monday, 2 November 2026 - 12:00 WIB

Siapa Buya Hamka? Mengungkap Sosok Ulama, Sastrawan, dan Pahlawan Nasional yang Menginspirasi

Monday, 2 November 2026 - 09:56 WIB

KJP Bulan November 2026 Kapan Cair? Ternyata Segini Perkiraan Tanggalnya, Jangan Sampai Ketinggalan!

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Berita Terbaru