Warga Desa Temon Gelar Aksi Damai Tuntut Usut Dugaan Penyelewengan Dana Desa

- Redaksi

Monday, 28 April 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga desa Temon yang gelar demo (Dok. Ist)

Warga desa Temon yang gelar demo (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Ratusan warga dari Desa Temon yang tergabung dalam Aliansi Warga Temon Bersatu menggelar aksi damai di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Senin (28/4/2025).

Sambil membawa poster-poster tuntutan, mereka meminta aparat penegak hukum segera mengusut dugaan penyalahgunaan jabatan dan penyelewengan dana desa (DD) yang terjadi di Desa Temon selama lima tahun terakhir.

Arip Santoso, juru bicara Aliansi Warga Temon Bersatu, mengatakan bahwa ini adalah aksi kedua yang mereka lakukan, setelah sebelumnya melakukan aksi serupa pada Februari lalu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menuntut transparansi dan keadilan agar dugaan penyimpangan dana desa bisa segera ditangani.

“Masalahnya adalah penyelewengan kewenangan (jabatan.red) dalam hal pengambilan keputusan seperti halnya ketahanan pangan tanpa adanya musyawarah desa (musdes), tahu-tahu sudah jadi. Pada intinya juga terkait penggunaan dana desa,” ungkapnya.

Baca Juga :  5 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Carita, 1 Diantaranya Masih Tahap Pencarian

Ia juga mencontohkan soal pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sejak didirikan tahun 2018 hingga 2024 tidak pernah membuat laporan pertanggungjawaban.

Menurut Arip, BUMDes seharusnya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun justru tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Dalam temuan kami, kita menduga dana (DD.red) itu digunakan pribadi,” jelasnya.

Saat aksi di kantor Kejari, perwakilan warga menyerahkan berbagai barang bukti, seperti video, kesaksian warga, serta dokumen-dokumen temuan dugaan pelanggaran di Desa Temon.

“Kita harus mempelajari dokumen atau bukti-bukti yang sudah mereka lampirkan atau ajukan ke kita. Laporannya tadi terkait dugaan penyimpangan penggunaan dana desa,” tegasnya.

Menanggapi laporan warga, Kasi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, mengatakan pihaknya akan mempelajari dokumen dan barang bukti yang sudah diserahkan

Baca Juga :  Badan Bank Tanah Siapkan 11 Lokasi untuk Dukung Dapur Makan Bergizi di Indonesia

Setelah dari Kejari, massa melanjutkan aksi ke Polres Ponorogo dan gedung DPRD Ponorogo untuk menyerahkan bukti yang sama. Seluruh rangkaian aksi tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian.

Berita Terkait

Bukan Cuma Tulang Ikan, Apakah Kucing Boleh Makan Nasi? Ini Fakta Uniknya!
Benarkah Bahlil Ikut Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Subianto? Ini Faktanya!
VIRAL! Video Oknum Guru Pesantren Mesum di Bahu Jalan Tol, Kepergok oleh Pihak Kepolisian
Cara Daftar Perlinsos Kemensos go.id Login IKD, Ternyata Semudah Ini!
Update Terbaru! Cara Daftar CPNS 2026 dan Syarat Utama yang Wajib Kamu Ketahui
CPNS 2026 Segera Dibuka di Bulan November, Benarkah 160 Ribu Formasi Tersedia? Berikut Ini Bocorannya!
Baterai Boros dan Kuota Melonjak Bisa Jadi Indikasi Gawai Anda Sedang Diintai, Benarkah?
Apakah Teddy Terlibat Kasus Penyadapan? Berikut Ini Fakta yang Sebenarnya

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 11:07 WIB

Bukan Cuma Tulang Ikan, Apakah Kucing Boleh Makan Nasi? Ini Fakta Uniknya!

Sunday, 8 November 2026 - 09:15 WIB

Benarkah Bahlil Ikut Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Subianto? Ini Faktanya!

Sunday, 8 November 2026 - 09:01 WIB

VIRAL! Video Oknum Guru Pesantren Mesum di Bahu Jalan Tol, Kepergok oleh Pihak Kepolisian

Saturday, 7 November 2026 - 08:32 WIB

Update Terbaru! Cara Daftar CPNS 2026 dan Syarat Utama yang Wajib Kamu Ketahui

Saturday, 7 November 2026 - 07:12 WIB

CPNS 2026 Segera Dibuka di Bulan November, Benarkah 160 Ribu Formasi Tersedia? Berikut Ini Bocorannya!

Berita Terbaru