Pemilihan Paus Baru Dimulai Rabu Pagi di Vatikan

- Redaksi

Tuesday, 6 May 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilihan Paus Baru (Dok. Ist)

Pemilihan Paus Baru (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Proses pemilihan Paus baru sebagai pengganti Paus Fransiskus akan dimulai pada hari Rabu pukul 10.00 pagi waktu setempat di Vatikan, Roma.

Menurut unggahan Humas Keuskupan Jakarta di Instagram pada hari Selasa, pemilihan ini diawali dengan Misa Kudus yang diikuti oleh para Kardinal.

Dalam misa tersebut, mereka berdoa memohon bimbingan Roh Kudus agar proses pemilihan berjalan dengan bijaksana.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah misa, para Kardinal Elektor—yakni kardinal yang memiliki hak memilih—akan berjalan dari Kapel Pauline ke Kapel Sistina.

Di sana, mereka akan meletakkan tangan di atas Kitab Suci dan bersumpah untuk menjaga kerahasiaan proses pemilihan.

Begitu semua kardinal masuk ke Kapel Sistina, seorang petugas liturgi Vatikan akan mengucapkan perintah dalam bahasa Latin, “Extra Omnes!” yang artinya “semua orang keluar”.

Baca Juga :  Gunakan Dana Sumbangan, Aceh Simulasi Program Makan Siang Gratis

Ini menandai dimulainya konklaf atau proses tertutup untuk memilih Paus, dan pintu kapel pun dikunci.

Untuk memilih Paus baru, dibutuhkan suara dari dua pertiga jumlah Kardinal yang hadir. Jika belum ada yang terpilih, maka dari cerobong asap di atas Kapel Sistina akan keluar asap hitam, tanda bahwa belum ada keputusan.

Namun jika Paus baru telah terpilih, akan muncul asap putih, yang menjadi pertanda bahwa pemimpin baru Gereja Katolik telah ditentukan. Setelah itu, Paus baru akan tampil untuk pertama kalinya di balkon Basilika Santo Petrus.

 

Menurut Vatican News yang mengutip Kepala Kantor Pers Vatikan, Matteo Bruni, seluruh 133 Kardinal Elektor yang akan memberikan suara telah tiba di Roma pada hari Senin (5/5).

Baca Juga :  Han Kang Raih Nobel Sastra 2024: Puisi Prosa yang Menggugah Trauma Sejarah dan Kerapuhan Hidup

Mereka akan menginap di Casa Santa Marta, tempat tinggal resmi bagi para kardinal selama konklaf, serta di lokasi terdekat lainnya.

Sebelumnya di hari yang sama, sebanyak 179 kardinal mengikuti pertemuan Kongregasi Umum ke-10. Dari jumlah itu, hanya 133 kardinal yang berusia di bawah 80 tahun yang berhak memberikan suara dalam pemilihan Paus pada Rabu sore.

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru