Konsisten Dukung Anies, Partai Buruh Absen dari Pilkada Jakarta 2024

- Redaksi

Friday, 30 August 2024 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan 
(Dok. Ist)

Anies Baswedan (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Menjelang deadline Penutup Pendaftaran Calon gubernur, Partai Buruh konsisten menanti Anies Baswedan maju ikut Pilkada 2024

Partai Buruh sepakat untuk absen dari Pilkada Jakarta 2024 usai Anies Baswedan tak bisa mencalonkan diri sebagai calon gubernur.

“Bersepakat bulat mufakat bahwa partai buruh akan absen dalam Pilkada Jakarta,” kata Ketua Pilkada Partai Buruh Said Salahudin saat acara konfersi pers di Hotel Mega Proklamasi, Kamis (29/8/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu sebagai upaya untuk memperjuangkan Anies Baswedan yang dianggap Partai Buruh pantas berlaga di Pilkada Jakarta 2024.

Selain itu, tak terlibatnya Partai Buruh di Pilkada Jakarta sebagai bentuk komitmen kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pemungutan Suara Ulang di TPS 10 Kelurahan Taman, Madiun: Pengawasan dan Partisipasi Masyarakat Ditingkatkan

Pasalnya, banyak masyarakat Jakarta yang menginginkan Anies menjadi gubernur lagi.

Sampai saat ini, Partai Buruh berharap agar ada keajiban partai lain mau berkoalisi agar Anies bisa maju pada Pilkada Jakarta 2024.

“Anies Baswedan semoga ada miracle, ada partai-partai yang barangkali sudah mengajukan pencalonan itu mau bergabung dengan partai buruh untuk mengusung (Anies Baswedan),” kata Said.

Meskipun Said tahu, kemungkinan adanya partai yang mau berkoalisi untuk mendukung Anies sangat kecil di detik-detik terakhir seperti ini.

Namun, Said memastikan meski Anies tak maju di Pilkada Jakarta, Partai Buruh tak akan memalingkan dukungannya ke paslon lain.

Diberitakan sebelumnya, Anies Baswedan tak bisa daftar menjadi calon gubernur Jakarta usai PDI-P tak jadi mengusungnya.

Baca Juga :  Komisi XI DPR Bantah Rupiah Keok Imbas Bank Indonesia Digeledah KPK

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri lebih memilih kadernya sendiri Pramono Anung dan Rano Karno untuk berlaga di Pilkada Jakarta 2024.

Tak jadinya PDI-P memberi dukungan, membuat Anies kehilangan tiket maju di Pilkada Jakarta.

Pasalnya, 13 partai lainnya yang tidak bergabung dengan PDI-P, lebih memilih untuk masuk ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuk mendukung Ridwan Kamil dan Suswono.

(Nanang_ Jakarta)

Berita Terkait

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!
Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!
Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 10:43 WIB

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Tuesday, 27 October 2026 - 10:14 WIB

Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya

Tuesday, 27 October 2026 - 09:33 WIB

Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya

Berita Terbaru