Sandi yang Membuat Vidio Room Tour yang Memperlihatkan Alat Rusak di Pemadam Kebakaran Kini Dipanggil Atasan.

- Redaksi

Monday, 22 July 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran di Kota Depok, Jawa Barat, Sandi Butar Butar, yang sempat viral karena membuat video ‘room tour’, kini malah dipangil atasan nya.

 

Setelah video Sandi yang menampilkan room tour yang menunjukab beberapa alat rusak di dinas pemadam kebakaran tersebar luas, Sandi dan tiga rekannya diketahui menerima surat panggilan dari Kepala Damkar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cimanggis, Dede Kurnia.

 

Dalam surat tersebut, Sandi dan tiga temannya diminta untuk menghadap kepala Damkar UPT Cimanggis untuk mengikuti pembinaan Pegawai Kontrak Tidak Tetap (PKTT) di ruang kepala UPT Damkar Cimanggis pada Selasa 23 Juli 2024 pukul 11.00 WIB.

Baca Juga :  Business Plan Adalah Bagian Integral dari Perencanaan Usaha Secara Umum Jelaskan Isi dari Business Plan Secara Umum

 

Meskipun mendapat panggilan dari atasan, Sandi menyatakan bahwa ia tidak takut dan malah meminta agar pemeriksaan dilakukan secara terbuka oleh aparat penegak hukum, agar masyarakat dan media bisa menilai mana yang benar.

 

 

“Untuk penegak hukum, tolong periksa Bidang Operasional dan Bidang Sarana dan Prasarana Kota Depok Dinas Pemadam Kebakaran, dan saya ingin pemeriksaan tersebut terbuka, undang media dan masyarakat, dan kumpulkan kami anggota di lapangan, tinggal menjawab ya atau tidak,” Tukas Sandi.

 

Sandi juga berharap bahwa ia tidak akan diam dan tutup mulut terkait hal ini, ia juga berharap bahwa penegak hukum bisa berlaku adil.

 

Baca Juga :  3 Wisata bandung, Mirip Luar Negeri

“Apabila pejabat itu terbukti melakukan penyelewengan, langsung tangkap. Tidak ada pemeriksaan tertutup, semuanya harus terbuka. Kepada masyarakat, saya lebih baik dicap jadi pengkhianat dinas dan kota daripada saya dicap jadi pengkhianat negara, mendukung para koruptor,” Sambung Sandi

 

Dalam vidio yang dibuatnya, Sandi menunjukkan dua unit gergaji mesin rusak yang biasanya digunakan untuk evakuasi pohon tumbang, serta kondisi rem parkir atau rem tangan yang rusak dan tidak berfungsi pada armada truk damkar.

 

 

“Kalau dikata melapor, kami sudah melapor kemarin, sama seperti kemarin solar, diramaikan dulu baru dibenahi” Ucap Sandi.

Penulis : Pipit Adila Wati, Siswi Magang, SMAN 1 PONOROGO.

Berita Terkait

VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!
Geger! Link Video Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Viral di TikTok, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!
Bikin Penasaran! Ini Cara Mengusulkan PIP di SIPINTAR Biar Pasti Cepat Cair!
Pemerintah Bagi-bagi HP Gratis, Bansos Bakal Langsung Cair ke Rekening!
Kenapa Cuaca Hari Ini Panas Sekali? Ternyata 5 Penyebab Ini Bikin Suhu Terasa Seperti Oven!
TERBONGKAR! Inilah Penyebab BBM Langka di Bali yang Bikin Antrean Panjang!
Mengungkap Sosok Asli Siapa Nidal Hasan? Psikiater Militer yang Berubah Menjadi Pembunuh 13 Orang dan Kini Menanti Regu Tembak
BREAKING NEWS: Ayam Gepuk Pak Gembus Resmi Pamit! Benarkah Semua Gerai Tutup Permanen?

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 11:17 WIB

VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!

Thursday, 15 October 2026 - 10:46 WIB

Geger! Link Video Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Viral di TikTok, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!

Thursday, 15 October 2026 - 10:11 WIB

Bikin Penasaran! Ini Cara Mengusulkan PIP di SIPINTAR Biar Pasti Cepat Cair!

Wednesday, 14 October 2026 - 15:17 WIB

Pemerintah Bagi-bagi HP Gratis, Bansos Bakal Langsung Cair ke Rekening!

Wednesday, 14 October 2026 - 15:09 WIB

Kenapa Cuaca Hari Ini Panas Sekali? Ternyata 5 Penyebab Ini Bikin Suhu Terasa Seperti Oven!

Berita Terbaru