Pendidikan

Bagaimana Proses Pembuatan Kompos? Yuk Mari Kita Bahas!

SwaraWarta.co.id – Seringkali menjadi pertanyaan bagaimana proses pembuatan kompos dan apa saja yang harus dibutuhkan dalam pembuatan itu.

Membuat pupuk kompos sendiri bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat yang luar biasa bagi tanaman kita.

Kompos kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh subur.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pembuatannya pun tidak terlalu sulit, bahkan bisa dilakukan di rumah.

Apa itu Kompos?

Kompos adalah pupuk organik yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik seperti sisa makanan, daun-daunan, ranting, dan kotoran hewan.

Mikroorganisme seperti bakteri dan jamur akan mengurai bahan-bahan ini menjadi humus yang kaya akan nutrisi.

Bahan-bahan yang Dibutuhkan:

  • Bahan hijau: Sisa makanan (kulit buah, sayuran), rumput, daun-daunan segar. Bahan hijau kaya nitrogen dan membantu mempercepat proses pengomposan.
  • Bahan cokelat: Serbuk gergaji, jerami, daun kering, kardus bekas. Bahan cokelat kaya karbon dan memberikan struktur pada kompos.
  • Air: Untuk menjaga kelembapan kompos.
  • Mikroorganisme: Bisa ditambahkan EM4 atau starter kompos untuk mempercepat proses penguraian.

Langkah-langkah Bagaimana Proses Pembuatan Kompos:

  1. Pemilihan Tempat: Pilih tempat yang teduh dan mudah dijangkau.
  2. Pencacahan: Potong-potong bahan organik menjadi bagian yang lebih kecil agar proses penguraian lebih cepat.
  3. Pencampuran: Campurkan bahan hijau dan cokelat dengan perbandingan yang seimbang (sekitar 3:1). Tambahkan air secukupnya hingga campuran terasa lembap seperti perasan spons.
  4. Pembalikan: Lakukan pembalikan secara berkala (sekali seminggu) untuk memberikan oksigen pada mikroorganisme.
  5. Penutupan: Tutup kompos dengan terpal atau jaring untuk menjaga kelembapan dan suhu.
  6. Pemanenan: Kompos siap digunakan setelah sekitar 2-3 bulan. Ciri-ciri kompos yang matang adalah berwarna gelap, berbau tanah, dan tidak ada lagi bahan organik yang terlihat.

Tips Membuat Kompos yang Baik:

  • Perbandingan C:N: Perhatikan perbandingan karbon (C) dan nitrogen (N) pada bahan-bahan yang digunakan. Perbandingan ideal adalah 30:1.
  • Kelembapan: Jaga agar kompos selalu lembap, tetapi jangan terlalu basah.
  • Aerasi: Berikan sirkulasi udara yang cukup dengan cara membalik kompos secara teratur.
  • Suhu: Suhu ideal untuk proses pengomposan adalah sekitar 55-65 derajat Celsius.

Manfaat Menggunakan Kompos:

  • Meningkatkan kesuburan tanah: Kompos kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tanaman.
  • Memperbaiki struktur tanah: Kompos membuat tanah menjadi lebih gembur dan mampu menahan air.
  • Meningkatkan pertumbuhan tanaman: Tanaman yang diberi pupuk kompos akan tumbuh lebih sehat dan kuat.
  • Ramah lingkungan: Mengurangi volume sampah organik dan mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Dengan membuat kompos sendiri, kita tidak hanya berkontribusi pada lingkungan yang lebih baik, tetapi juga mendapatkan pupuk organik berkualitas untuk tanaman kita. Selamat mencoba!

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Belum Terima PKH Tahap 3 September 2026? Ini Cara Usulkan Diri sebagai Penerima Bansos

September 2026 menjadi periode pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3. Namun, tidak semua masyarakat…

13 hours ago

Bansos Beras 30 Kg Cair Sekaligus September 2026, Siapa Saja yang Berhak Menerimanya?

Bansos beras 30 kg September 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat. Bantuan pangan ini diberikan kepada…

13 hours ago

Amal Buton Adik Arie Kriting Meninggal Dunia Jelang Pernikahan, Sakit Apa? Ini Faktanya

Kabar duka datang dari keluarga komika Arie Kriting. Sang adik, Amal Buton, meninggal dunia pada…

13 hours ago

Guruh Soekarno Putra Sakit Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

SwaraWarta.co.id – Guruh Soekarno Putra sakit apa? Kabar duka menyelimuti dunia seni dan politik Indonesia.…

15 hours ago

VIRAL! Pelecehan Seksual di Mikrotrans Jak 31: Korban Mengalami Depresi!

SwaraWarta.co.id – Dugaan pelecehan seksual kembali mencoreng layanan transportasi publik Ibu Kota. Insiden ini terjadi di…

16 hours ago

KAJ September 2026 Kapan Cair? Cek Faktanya di Sini, Jangan Sampai Salah Info!

SwaraWarta.co.id – KAJ September 2026 kapan cair? Kabar pencairan Kartu Anak Jakarta (KAJ) September 2026…

18 hours ago