Berada di Jalur Bahaya Erupsi Gunung Lewotobi, Dua WNA Swedia Dievakuasi

- Redaksi

Thursday, 18 January 2024 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua WNA Swedia Dievakuasi dari Jalur Bahaya Gunung Lewotobi-SwaraWarta.co.id (Sumber: NTT Satu)

SwaraWarta.co.id – Dua warga negara asing asal Swedia, Hening (38) dan Alex (34), memutuskan untuk berkemah di lereng Gunung Lewotobi Laki-laki, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meskipun gunung tersebut masih berstatus level IV awas akibat erupsi yang terus-menerus.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka ditemukan oleh tim SAR gabungan saat melakukan patroli di sejumlah lokasi terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Rabu (17/1/2024) malam.

Tenda mereka terletak hanya beberapa ratus meter dari ujung lahar panas yang mengarah ke Desa Nurabelen, Kecamatan Ilebura.

Komandan Tim Basarnas Maumere, Rizwan Dwi Putra, menyatakan kekhawatiran, dia menyebutkan bahwa Jarak antara tenda dan ujung lahar panas sangat dekat sekali, sekitar 500-an meter. Sangat berbahaya bagi keduanya.

Baca Juga :  Isu Erina Gudono Bau Viral di X, Shania Binti Mahir Hamdun Angkat Bicara

Petugas kemudian mengarahkan WNA tersebut untuk segera meninggalkan lokasi, dan tim SAR membantu mengemasi barang-barang mereka.

Rizwan mengungkapkan bahwa komunikasi dengan dua WNA tersebut tidak sulit karena salah satu dari mereka dapat berbahasa Indonesia.

Meski demikian, keberanian mereka untuk berkemah di zona berbahaya membuat tim SAR merasa perlu meningkatkan kesadaran akan risiko erupsi di area tersebut.

Tim SAR juga menyampaikan rekomendasi kepada pihak berwenang untuk mendirikan pos keamanan di jalan masuk dan keluar lintas selatan dari Desa Nobo, Kecamatan Ile Bura, menuju pertigaan Pasar Boru, Kecamatan Wulanggitang, guna memantau aktivitas kendaraan dengan lebih baik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah meningkatkan status gunung api Lewotobi Laki-laki dari level III siaga ke level IV awas pada Selasa (9/1/2024) pukul 23.00 Wita.

Baca Juga :  Jawa Timur Menjadi Penyumbang Siswa Lolos SNBP Terbanyak

Masyarakat di sekitar dan para wisatawan dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, serta sektoral 6 kilometer ke arah utara dan timur laut.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa kepatuhan terhadap peringatan dan larangan yang dikeluarkan oleh otoritas setempat sangat penting untuk keselamatan bersama.

Tim SAR berharap agar masyarakat dan para wisatawan dapat lebih waspada dan mentaati prosedur keamanan yang ditetapkan dalam situasi erupsi gunung berapi.

Melalui kejadian ini, dapat disimpulkan bahwa pemahaman akan risiko erupsi gunung perlu ditingkatkan, terutama bagi mereka yang berkunjung atau tinggal di sekitar area rawan bencana.

Kesadaran akan pentingnya keamanan dan kewaspadaan dapat menjadi kunci untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.***

Baca Juga :  Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Vs Guinea pada Laga Playoff Olimpiade 2024

Berita Terkait

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!
IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 09:20 WIB

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!

Wednesday, 21 October 2026 - 07:15 WIB

Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?

Tuesday, 20 October 2026 - 07:52 WIB

Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!

Monday, 19 October 2026 - 10:19 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Monday, 19 October 2026 - 10:08 WIB

OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya

Berita Terbaru