Doa Setelah Membaca Al-Qur’an: Memohon Rahmat, Cahaya, dan Petunjuk

- Redaksi

Monday, 16 September 2024 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Membaca Al Quran merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Setelah selesai membaca Al-Qur’an, umat Muslim diajarkan untuk mengucapkan doa sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan agar bacaan Al-Qur’an tersebut memberikan manfaat yang besar dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah doa yang dianjurkan setelah membaca Al-Qur’an:

“Allaahummarhamnii bilqur’an waj’alhulii imaamaawwanuuron wahudan warohmah, Allohumma dzakkirni minhumaa nasiitu wa’allimnii minhumaa jahiltu, warzuqnii tilaa watahu aanaa allaili waathrofannahaar waj’alhulii hujjatan yaa Robbal ‘aalamiin.”

Terjemahan dari doa tersebut adalah:

“Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an yang agung, jadikanlah ia bagiku cahaya, petunjuk, dan rahmat.

Ya Allah, ingatkanlah apa yang telah aku lupa, ajarkanlah kepadaku apa yang belum aku ketahui darinya, dan anugerahkanlah kepadaku kesempatan untuk membacanya pada waktu malam dan siang. Jadikanlah ia sebagai hujjah (argumen) yang kuat bagiku, wahai Tuhan seru sekalian alam.”

Makna Doa Setelah Membaca Al-Qur’an

Doa ini memiliki makna yang sangat mendalam dan mencerminkan permohonan umat Muslim agar mendapatkan keberkahan, rahmat, dan bimbingan dari Al-Qur’an.

Baca Juga :  Apakah Suami Bilang Cerai Sudah Termasuk Talak? Ini Hukumnya dalam Agama Islam

Dengan membaca Al-Qur’an, kita berharap agar Al-Qur’an menjadi cahaya yang menerangi jalan hidup kita, petunjuk yang mengarahkan kita ke jalan yang benar, serta sumber rahmat yang mengalir dalam kehidupan kita.

Dalam doa ini, terdapat beberapa poin penting yang patut kita renungkan.

1. Memohon Rahmat Melalui Al-Qur’an

Bagian awal doa ini berbunyi “Allahummarhamnii bilqur’an,” yang artinya “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an.”

Dalam hal ini, kita memohon kepada Allah agar Dia melimpahkan rahmat-Nya kepada kita melalui Al-Qur’an.

Rahmat ini bisa berupa ketenangan hati, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, atau perlindungan dari segala bentuk bahaya.

Dengan rahmat Allah, hidup kita akan terasa lebih mudah dan berkah, serta lebih terarah menuju ridha-Nya.

2. Al-Qur’an Sebagai Cahaya dan Petunjuk

Selanjutnya, kita memohon agar Al-Qur’an menjadi “cahaya, petunjuk, dan rahmat”.

Al-Qur’an sering kali digambarkan sebagai cahaya yang menerangi jalan bagi mereka yang sedang mencari kebenaran.

Sebagai kitab petunjuk, Al-Qur’an memberi arahan dalam setiap aspek kehidupan kita, mulai dari ibadah, muamalah, hingga akhlak dan etika.

Baca Juga :  Apa itu Koperasi Merah Putih? Mengenal Pilar Ekonomi Berbasis Nasionalisme

Doa ini menunjukkan betapa pentingnya kita memohon agar Al-Qur’an menjadi pemandu yang menuntun langkah kita dalam menjalani hidup.

3. Memohon Pengingat dan Pengetahuan

Manusia adalah makhluk yang mudah lupa. Oleh karena itu, dalam doa ini kita memohon agar Allah “ingatkanlah apa yang telah aku lupa dan ajarkanlah kepadaku apa yang tidak aku ketahui.”

Terkadang, setelah membaca Al-Qur’an, kita mungkin melupakan beberapa bagian atau kurang memahami makna ayat-ayat yang telah kita baca.

Dengan memohon kepada Allah, kita berharap agar diberikan kemampuan untuk mengingat dan memahami kembali ajaran-Nya, serta dituntun untuk mengetahui hal-hal yang sebelumnya belum kita pahami.

4. Membaca Al-Qur’an Siang dan Malam

Permohonan berikutnya dalam doa ini adalah agar Allah “anugerahkanlah kepadaku kesempatan untuk membaca Al-Qur’an pada sebagian malam dan siang.”

Membaca Al-Qur’an tidak terbatas pada waktu tertentu.

Justru, umat Muslim dianjurkan untuk membaca Al-Qur’an kapan pun, baik di waktu pagi, siang, maupun malam.

Dengan membaca Al-Qur’an secara rutin, kita akan lebih mudah terhubung dengan ajaran-Nya, sekaligus menambah kedekatan spiritual kita dengan Allah.

Baca Juga :  Macam-macam Model Pembelajaran yang Wajib Diketahui Guru, Apa Saja Ya?

5. Al-Qur’an Sebagai Hujjah

Terakhir, kita memohon agar Al-Qur’an menjadi “hujjah yang kuat bagiku.”

Hujjah berarti argumen atau bukti. Di akhirat nanti, Al-Qur’an akan menjadi saksi bagi kita.

Jika kita mengamalkannya dengan baik, maka Al-Qur’an akan menjadi bukti kebaikan yang memperkuat timbangan amal kita.

Sebaliknya, jika kita mengabaikan atau melupakan ajarannya, maka Al-Qur’an bisa menjadi hujjah yang memberatkan.

Oleh karena itu, doa ini juga merupakan pengingat agar kita selalu mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan kita.

Doa setelah membaca Al-Qur’an merupakan bentuk ungkapan rasa syukur dan harapan agar bacaan kita membawa berkah serta bimbingan dari Allah.

Dengan memohon rahmat, cahaya, petunjuk, serta kesempatan untuk terus membaca Al-Qur’an, kita berharap agar Allah senantiasa membimbing kita dalam menjalani hidup.

Selain itu, doa ini juga mengingatkan kita bahwa Al-Qur’an adalah hujjah yang kuat, yang akan menjadi saksi di hadapan Allah kelak.

Semoga dengan mengamalkan doa ini, kita dapat meraih keberkahan dan perlindungan dari Allah dalam setiap langkah hidup kita.***

Berita Terkait

Apa yang Dimaksud dengan Hakikat Warga Negara? Uraikan Kewajiban dan Hak-hak Dasar yang Dimiliki oleh Warga Negara Indonesia Menurut UUD 1945
Setelah Anda Membaca Modul dan Materi Inisiasi, Menurut Anda, Mengapa Anak dengan Gangguan Bahasa tidak Boleh Langsung Dianggap Malas Berbicara?
Mengenal Apa Itu Wantimpres: Fungsi, Tugas, dan Perannya di Indonesia
Mengenal Silsilah Keluarga: Apa yang Kamu Ketahui tentang Silsilah? Berikan Contoh Lengkapnya!
Bagaimana Kondisi Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah Sepanjang Tahun 2025, Serta Faktor Apa yang Memengaruhi Pergerakan Indikator-indikator Tersebut?
Bagaimana Kecerdikan Nu’aim bin Mas’ud Berperan dalam Membantu Kemenangan Kaum Muslimin pada Perang Khandaq? Simak Penjelasannya!
JELASKAN HAKIKAT PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) DAN PERANNYA DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA YANG BERKUALITAS?
Mengapa Demokrasi Kerakyatan Merupakan Demokrasi yang Cocok Bagi Indonesia? Ini Alasan Utamanya!

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 14:55 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Hakikat Warga Negara? Uraikan Kewajiban dan Hak-hak Dasar yang Dimiliki oleh Warga Negara Indonesia Menurut UUD 1945

Saturday, 3 October 2026 - 14:29 WIB

Setelah Anda Membaca Modul dan Materi Inisiasi, Menurut Anda, Mengapa Anak dengan Gangguan Bahasa tidak Boleh Langsung Dianggap Malas Berbicara?

Saturday, 3 October 2026 - 07:24 WIB

Mengenal Apa Itu Wantimpres: Fungsi, Tugas, dan Perannya di Indonesia

Friday, 2 October 2026 - 08:35 WIB

Mengenal Silsilah Keluarga: Apa yang Kamu Ketahui tentang Silsilah? Berikan Contoh Lengkapnya!

Thursday, 1 October 2026 - 09:28 WIB

Bagaimana Kondisi Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah Sepanjang Tahun 2025, Serta Faktor Apa yang Memengaruhi Pergerakan Indikator-indikator Tersebut?

Berita Terbaru