Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) Sepi Investor Asing? Jokowi Berikan Tanggapan!

- Redaksi

Friday, 22 December 2023 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Kota Negara (IKN) Sepi Investor Asing? Jokowi Berikan Tanggapan!

SwaraWarta.co.id – Pengamat ekonomi memberikan peringatan
serius terkait proyek besar dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang
disebut-sebut dapat menguras ratusan triliun dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) tanpa dukungan investasi asing yang memadai.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Presiden Joko Widodo dengan penuh keyakinan mengklaim
bahwa investor asing telah bergabung dengan mitra lokal untuk mendanai
proyek-proyek megah IKN.

Saat meninjau progres pembangunan Hotel Nusantara di IKN,
Jokowi menjelaskan bahwa investasi asing telah terjadi dalam kolaborasi erat
dengan para investor lokal.

“Saya yakin bahwa investor dalam negeri juga telah
menjalin kemitraan dengan investor asing. Ini adalah langkah bersama untuk
memajukan proyek-proyek kami di IKN,” ungkap Jokowi dengan penuh
keyakinan.

Baca Juga :  Anak 9 Tahun Meninggal Dunia Setelah Terbawa Arus Sungai di Temanggung

Meskipun begitu, Yusuf Wibisono dari Indonesia Development
and Islamic Studies (IDEAS) tetap skeptis, mengingatkan bahwa IKN masih harus
membuktikan daya tariknya bagi investor.

Dalam pandangannya, jika proyek ini gagal menarik investor,
beban finansial sebesar Rp466 triliun akan menjadi beban APBN, mengancam proyek
tersebut menjadi mangkrak.

Tidak hanya itu, Yusuf juga meramalkan kesulitan persuasif
untuk memindahkan masyarakat ke kota baru ini jika IKN berhasil dibangun,
menempatkannya dalam ancaman menjadi “kota hantu.”

Dengan total anggaran pembangunan mencapai Rp75,5 triliun
selama periode 2022-2024, pertanyaan kritis pun muncul: Apa yang membuat IKN
kurang menarik bagi investor asing?

Jokowi, meski optimis, tidak memberikan rincian mendalam
tentang investor asing yang terlibat atau proyek-proyek spesifik yang sedang
dilaksanakan.

Baca Juga :  Kapan Seleksi CPNS 2025 Dibuka? Berikut Informasi Terbarunya dan Apa Saja yang Harus Dipersiapkan

Dia menekankan pentingnya memantau kemajuan proyek setiap
bulan, khususnya dalam hal infrastruktur yang telah memulai tahap pembangunan.

Seiring dengan groundbreaking tahap tiga yang baru-baru ini
dilakukan pada 20-21 Desember 2023, satu pertanyaan besar masih mengemuka:
Bisakah IKN Nusantara memikat hati investor asing dan menghindari nasib sebagai
proyek mega yang terabaikan? Hanya waktu yang akan menjawab, sementara kita
terus menyaksikan perjalanan IKN menuju kemegahan atau ketidakpastian.

 

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru