Gerak Cepat, BPBD Sidoarjo Evakuasi Sarang Tawon Vespa yang Tewaskan Dua Lansia

- Redaksi

Tuesday, 14 January 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Sidoarjo saat mengevakuasi tawon vespa (Dok. Ist)

BPBD Sidoarjo saat mengevakuasi tawon vespa (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo berhasil mengevakuasi dua sarang tawon vespa yang sebelumnya menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Kedua sarang tersebut berada di Desa Kedinding, Kecamatan Tarik, dan Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon.

Ketua BPBD Sidoarjo, Mustain Baladan, menjelaskan bahwa kedua korban adalah perempuan lanjut usia yang tinggal di lokasi berbeda.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menerima laporan pada Sabtu (11/1) siang mengenai dua TKP sarang tawon vespa yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Mustain melalui telpon selulernya, Senin (13/1)

Korban pertama, Suteni (73), warga Desa Kedinding, Kecamatan Tarik, meninggal dunia setelah disengat tawon vespa pada Kamis (9/1) sore. Saat itu, Suteni sedang mengambil daun pisang di kebun belakang rumahnya.

Baca Juga :  Menembus Kampus Terbaik Thailand: Semangat Muda Indonesia Fasilitasi Kunjungan Akademik ke Chulalongkorn University

“Saat itu, Suteni sedang mengambil daun pisang di kebun belakang rumahnya. Meski sempat dibawa ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong, dan ia meninggal dunia pada Jumat (10/1) pagi,” jelas Mustain.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong dan ia meninggal pada Jumat (10/1) pagi. Sarang tawon tersebut ditemukan tersembunyi di tengah pohon pisang, di antara daun-daun.

Korban kedua, seorang perempuan yang identitasnya belum diketahui, meninggal dunia setelah disengat tawon pada Jumat (10/1) siang di kebun pisang di Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah sempat berteriak kesakitan akibat serangan tawon.

“Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah sempat berteriak kesakitan saat diserang oleh tawon,” ujarnya.

Baca Juga :  Emir Mahira Ungkap Film 'Pengantin Setan' Gabungkan Horor dan Drama Cinta Suami Istri

Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue Damkar Krian langsung dikerahkan untuk mengevakuasi kedua sarang tawon vespa.

Evakuasi dimulai pada Sabtu (11/1), pukul 11.00 WIB di Desa Kedinding, kemudian dilanjutkan ke Desa Kedungwonokerto pada pukul 12.00 WIB.

Proses evakuasi dilakukan dengan perlengkapan lengkap, termasuk pakaian pelindung, untuk memastikan keamanan tim.

Mereka menggunakan metode pengasapan untuk menenangkan tawon sebelum mengambil sarangnya. Kedua sarang, yang masing-masing berukuran sebesar kepala orang dewasa, berhasil diamankan dan dimusnahkan.

Mustain mengimbau masyarakat agar segera melaporkan keberadaan sarang tawon vespa atau hewan berbahaya lainnya kepada pihak terkait.

Semoga ke depan tidak ada lagi korban akibat sengatan tawon vespa, dan masyarakat semakin waspada terhadap keberadaan hewan berbahaya di sekitar mereka.

Baca Juga :  Festival Jazz Ubud 2024: BRImo Tawarkan Promo Menarik untuk Pengunjung

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru