Di Temanggung, Harga Cabai Rawit Meroket

- Redaksi

Monday, 8 July 2024 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Harga cabai rawit di tingkat petani Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengalami lonjakan yang cukup signifikan baru-baru ini.

Dari harga sebelumnya Rp20.000 per kilogram, kini melambung menjadi Rp35.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petani di Desa Nampirejo, Kecamatan Tembarak, Nasrofi, Senin lalu, mengakui bahwa kenaikan ini dipicu oleh hasil panen yang turun drastis akibat gangguan cuaca yang tidak bersahabat.

Cuaca buruk, seperti serangan lalat buah dan penyakit patek, diklaim menjadi penyebab utama turunnya produktivitas tanaman cabai.

Sekitar 20 % dari tanaman mereka terinfeksi, menyebabkan buah cabai menghitam dan membusuk sebelum waktunya, sementara daunnya menguning akibat serangan hama patek.

Baca Juga :  Tanggapan Penumpang Pesawat Maskapai Pelita Air Service Usai Muncul Candaan Bom

Dampak langsung dari hal ini adalah penurunan hasil panen mencapai 20 %.

BACA JUGA: Cemarkan NU dan GP Ansor, Pemilik Akun FB Melly Itoe Angie Dilaporkan ke Polisi

Untuk mengatasi masalah ini, petani telah menggunakan berbagai jenis pestisida dan insektisida sebagai upaya pengendalian, walaupun mereka menyadari perlunya melakukan pengobatan secara berkala untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari hama dan penyakit tersebut.

Bapak Sumarno, yang merupakan pejabat di Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan dari DKPPP atau Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung,

menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai juga dipengaruhi oleh jadwal tanam yang baru dimulai oleh sebagian petani setelah panen selesai di beberapa daerah.

Baca Juga :  Sempat Bikin Geger, Pelaku Pembacokan Warga Bogor Berhasil diamankan

Menurutnya, luas tanaman cabai tahunan di Temanggung mencapai 9.500 hektare, yang meliputi berbagai jenis cabai seperti cabai keriting, cabai rawit, dan cabai besar.

Cabai keriting dan rawit menjadi jenis dengan luas tanam terluas, sementara cabai besar hanya ditanam di sekitar 400 hektare.

Meskipun terjadi penurunan produktivitas yang signifikan, Pemerintah Kabupaten Temanggung menegaskan bahwa ketersediaan cabai di pasaran tetap terjamin.

BACA JUGA: Tips Membuat Taman Minimalis yang Estetik: Ciptakan Ruang Hijau Idaman di Rumah

Mereka mengandalkan luas tanaman yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal bahkan ke luar daerah.

Secara keseluruhan, lonjakan harga cabai di Kabupaten Temanggung menjadi cerminan dari tantangan yang dihadapi oleh petani lokal akibat faktor alam yang tidak terkendali seperti cuaca buruk dan serangan hama.

Baca Juga :  Berapa Batas Umur CPNS 2024?

Meskipun demikian, upaya keras dalam pengendalian dan manajemen tanaman masih diperlukan untuk memastikan kelangsungan produksi yang stabil dan harga yang terjangkau bagi konsumen.***

Berita Terkait

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Saturday, 31 October 2026 - 07:35 WIB

Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger

Berita Terbaru

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi

Pendidikan

Bagaimana Kesadaran Guru Ketika Berefleksi? Simak Pembahasannya!

Saturday, 31 Oct 2026 - 11:12 WIB