Apakah Harga Pertamax Akan Turun? Begini Sinyal dari Pemerintah

- Redaksi

Wednesday, 17 June 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apakah Harga Pertamax Akan Turun

Apakah Harga Pertamax Akan Turun

SwaraWarta.co.id – Pertanyaan mengenai apakah Pertamax akan turun menjadi topik hangat yang terus dicari oleh para pengendara di Indonesia.

Sebagai salah satu Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi paling populer, fluktuasi harga Pertamax (RON 92) sangat berdampak pada pengeluaran bulanan pemilik kendaraan pribadi.

Setelah sempat mengalami kenaikan signifikan ke angka Rp16.250 per liter untuk wilayah Jawa, banyak masyarakat berharap ada kabar baik berupa penurunan harga dalam waktu dekat. Lalu, bagaimana peluangnya?

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinyal dari Pemerintah dan Formula Harga BBM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan sinyal positif terkait peluang penurunan harga ini. Mengingat Pertamax berstatus BBM non-subsidi, banderolnya tidak dipatok mati oleh pemerintah, melainkan mengikuti mekanisme pasar dan harga keekonomian.

Baca Juga :  Harvey Moeis Ditegur Hakim, Benarkah Jawaban Sering Tak Logis?

Ada dua faktor utama yang menentukan apakah harga Pertamax bisa turun:

  • Pergerakan Harga Minyak Mentah Dunia: Ini adalah variabel paling krusial. Jika harga minyak mentah global (seperti Brent atau WTI) mengalami tren melemah, maka biaya produksi bahan baku otomatis turun. Pemerintah memastikan bahwa penurunan harga minyak dunia pasti akan diikuti dengan penurunan harga BBM non-subsidi di dalam negeri.
  • Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS: Karena sebagian minyak mentah kita masih diimpor, penguatan nilai tukar Rupiah akan membuat biaya impor menjadi lebih murah, yang berpotensi mendorong harga jual eceran di SPBU menjadi lebih rendah.

Catatan Penting: Berbeda dengan Pertalite atau Biosolar yang harganya ditahan oleh subsidi negara, Pertamax bersifat fleksibel dan dievaluasi secara berkala oleh PT Pertamina Patra Niaga.

Baca Juga :  Madura United Siap Raih Kemenangan Perdana di Liga 1 2024/2025 Melawan Malut United

Kapan Penyesuaian Harga Terjadi?

Pertamina biasanya melakukan evaluasi dan penyesuaian harga BBM non-subsidi secara berkala setiap awal bulan atau melihat momentum pergerakan pasar yang ekstrem. Jika tren pelemahan harga minyak dunia terus konsisten dalam beberapa minggu ke depan, peluang Pertamax untuk turun di bulan berikutnya terbuka sangat lebar.

Oleh karena itu, bagi Anda yang sering menggunakan Pertamax, disarankan untuk memantau pergerakan harga minyak global dan pengumuman resmi Pertamina di setiap pergantian bulan. Menggunakan aplikasi resmi seperti MyPertamina juga bisa membantu Anda mendapatkan informasi harga ter-update di wilayah masing-masing secara real-time.

 

Berita Terkait

HEBOH! Link Video Bilqis Luvena Versi 12 Detik dan 27 Detik Viral, Ternyata Ini Fakta Aslinya!
Bikin Iri! Bos Restoran China Ini Hadiahi Karyawannya Mobil BMW Rp800 Juta, Ternyata Ini Alasannya yang Bikin Haru!
 Liburan ke Bali Berujung Bui! Kronologi Lengkap Penangkapan Buronan Penipuan Rp50 Miliar
Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!
Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024
BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!
Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:42 WIB

HEBOH! Link Video Bilqis Luvena Versi 12 Detik dan 27 Detik Viral, Ternyata Ini Fakta Aslinya!

Sunday, 11 October 2026 - 10:33 WIB

Bikin Iri! Bos Restoran China Ini Hadiahi Karyawannya Mobil BMW Rp800 Juta, Ternyata Ini Alasannya yang Bikin Haru!

Sunday, 11 October 2026 - 10:27 WIB

 Liburan ke Bali Berujung Bui! Kronologi Lengkap Penangkapan Buronan Penipuan Rp50 Miliar

Saturday, 10 October 2026 - 17:39 WIB

Bagaimana Rincian Penyaluran Dana Daerah Rp599 Triliun oleh Pemerintah? Mari Disimak!

Saturday, 10 October 2026 - 11:33 WIB

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

Berita Terbaru