Sriwijaya FC Fokus Tingkatkan Penyelesaian Akhir Usai Ditahan Imbang oleh PSMS Medan

- Redaksi

Saturday, 12 October 2024 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.idSriwijaya FC kini lebih memprioritaskan peningkatan latihan penyelesaian akhir setelah ditahan imbang oleh PSMS Medan dengan skor 0-0 dalam pertandingan Liga 2 Indonesia di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, pada hari Sabtu.

Pertandingan tersebut memperlihatkan bagaimana kedua tim berjuang keras tanpa mampu memanfaatkan berbagai peluang yang tercipta.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak menit-menit awal pertandingan, Sriwijaya FC langsung menunjukkan intensitas tinggi dengan beberapa kali mengancam gawang PSMS Medan yang dikawal oleh Fakrurrazi.

Pada menit ke-5, SFC sudah mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan, namun gagal memaksimalkan kesempatan tersebut.

Meskipun dominasi sempat ditunjukkan oleh SFC, tim lawan juga tidak tinggal diam. Beberapa kali PSMS Medan menekan dan menciptakan peluang yang mengancam gawang Sriwijaya FC.

SFC, yang diperkuat oleh pemain asing seperti Chencho Gyeltshen dan Meghon Davidy Aytron Valpooort, mencoba membangun serangan melalui penguasaan bola.

Baca Juga :  Xiaomi 15 Series Resmi Dirilis: Ponsel Canggih dengan Kamera Leica dan Performa Tinggi

Namun, serangan-serangan tersebut sering kali terhenti di lini pertahanan PSMS Medan.

Meghon Valpooort sempat mendapatkan peluang emas di depan gawang lawan, tetapi arah bola masih melenceng dan tidak tepat sasaran.

Sriwijaya FC mendapatkan peluang lain melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang dieksekusi oleh Tomi Darmawan.

Sayangnya, tendangan tersebut hanya tipis melebar dari gawang PSMS Medan. Anak asuh Hendri Susilo tampak kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Mereka terbilang buntu dalam mengembangkan serangan berbahaya yang mampu membuahkan gol.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 bertahan hingga peluit tanda akhir babak pertama dibunyikan.

PSMS Medan dan Sriwijaya FC terus berusaha keras mencari celah, namun belum ada hasil yang memuaskan.

Baca Juga :  Profil Fauzana: Bintang Musik Minang yang Bersinar di Usia Muda

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan tidak mengalami banyak perubahan signifikan.

Kedua tim masih bertarung keras di lini tengah, namun ritme permainan tampak stagnan.

Hingga 10 menit pertama babak kedua berjalan, tidak banyak peluang yang mampu diciptakan oleh kedua tim.

Sriwijaya FC dan PSMS Medan tampak sulit mengembangkan permainan mereka, meskipun sempat ada beberapa peluang yang belum mampu dikonversi menjadi gol.

Sampai pertandingan berakhir, skor 0-0 tidak berubah. Kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.

Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Sriwijaya FC, khususnya dalam meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.

Usai pertandingan, pelatih Sriwijaya FC, Hendri Susilo, mengakui bahwa timnya perlu memperbaiki beberapa aspek permainan, terutama dalam hal penyelesaian akhir.

Baca Juga :  Pria di Gresik Ditangkap Polisi Usai Perkosa Anak Tirinya

Menurutnya, kurang maksimalnya serangan SFC pada laga tersebut menjadi perhatian serius yang harus segera diperbaiki.

“Kami akan segera mengevaluasi dan fokus memperbaiki penyelesaian akhir. Selain itu, sisi pertahanan juga akan kami benahi agar lebih solid ke depannya,” ujar Hendri Susilo dalam sesi wawancara pasca-pertandingan.

Ia menegaskan bahwa latihan tim selanjutnya akan lebih banyak difokuskan pada aspek finishing untuk mengantisipasi laga-laga berikutnya.

Dengan harapan, para pemain dapat lebih tajam dalam menyelesaikan peluang yang tercipta dan memaksimalkan setiap kesempatan di depan gawang lawan.

Dengan hasil imbang ini, Sriwijaya FC harus segera berbenah jika ingin tetap bersaing di papan atas klasemen Liga 2 Indonesia.

Latihan intensif dan fokus pada penyelesaian akhir diharapkan mampu membawa perubahan positif pada performa tim dalam laga-laga mendatang.***

Berita Terkait

Media Vietnam Sebut Naturalisasi Malaysia Jauh Lebih Baik dari Indonesia, Benarkah?
HEBOH! Link Video Mesum Pasangan Kekasih di Bangunan Kosong Tersebar di X, Netizen Ramai-ramai Cari!
Vape Etomidate Mengandung Zat Apa? Ini Kronologi Jule Ditangkap Polisi
Siapa Pemilik Bolosego? Profil Dyah Laily Fardisa, Lulusan UGM yang Bangun Bisnis Kuliner dari Rumah
Kronologi 276 Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Batang Jawa Tengah, Ini Fakta Lengkapnya!
Hasil Mengejutkan! MK Digugat, Denny Indrayana Minta Gibran Didiskualifikasi dari Kursi Wakil Presiden
VIRAL! Bocah SD Meninggal Usai Tertelan Biji Kelengkeng dari Menu MBG, Ini Kronologinya
Kapan Penempatan Manajer Koperasi Merah Putih? Cek Jadwal Resminya Disini!

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 11:12 WIB

Media Vietnam Sebut Naturalisasi Malaysia Jauh Lebih Baik dari Indonesia, Benarkah?

Thursday, 24 September 2026 - 10:38 WIB

HEBOH! Link Video Mesum Pasangan Kekasih di Bangunan Kosong Tersebar di X, Netizen Ramai-ramai Cari!

Thursday, 24 September 2026 - 10:13 WIB

Vape Etomidate Mengandung Zat Apa? Ini Kronologi Jule Ditangkap Polisi

Thursday, 24 September 2026 - 09:59 WIB

Kronologi 276 Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Batang Jawa Tengah, Ini Fakta Lengkapnya!

Thursday, 24 September 2026 - 09:51 WIB

Hasil Mengejutkan! MK Digugat, Denny Indrayana Minta Gibran Didiskualifikasi dari Kursi Wakil Presiden

Berita Terbaru

Kenapa Mata Kanan Kedutan

Kesehatan

Kenapa Mata Kanan Kedutan? Ini Penyebab Medis dan Mitosnya!

Thursday, 24 Sep 2026 - 12:00 WIB