Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan

- Redaksi

Monday, 16 February 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat

Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat

SwaraWarta.co.id – Ramai pemberitaan mengenai nasib Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. Piprim Basarah Yanuarso, yang ramai disebut “dipecat” oleh Menteri Kesehatan.

Publik pun bertanya-tanya mengenai alasan dokter Piprim dipecat oleh Menkes dan bagaimana dampaknya terhadap layanan kesehatan anak di Indonesia.

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, isu pemecatan ini ternyata merupakan kesalahpahaman publik. Yang terjadi pada dr. Piprim adalah proses mutasi atau pemindahan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan pemecatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan Dipecat, tapi Dimutasi ke RS Fatmawati

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa status dr. Piprim sejak April 2025 telah dimutasi dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) ke RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan. Mutasi ini dinyatakan telah sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku bagi ASN.

Baca Juga :  BEM SI Gelar Aksi di DPR, Tolak Pengesahan Revisi UU TNI

“Sebagai seorang ASN, memang harus siap ditugaskan dan mengabdi di manapun. Mutasi ini telah dilakukan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku,” ujar Aji dalam keterangan resminya.

Kemenkes beralasan bahwa mutasi ini bertujuan untuk pemerataan layanan kesehatan berkualitas dan pengembangan pelayanan di rumah sakit vertikal lainnya.

Namun, yang menjadi polemik adalah dampak dari mutasi ini terhadap akses pasien. Dr. Piprim mengungkapkan bahwa dirinya tidak lagi bisa melayani pasien BPJS di RSCM. Ia hanya diperbolehkan praktik di poli swasta RSCM Kencana dengan biaya pemeriksaan mencapai Rp4 juta, yang tentu memberatkan pasien kurang mampu. Padanya, selama 28 tahun mengabdi, mayoritas pasiennya adalah pengguna BPJS.

Baca Juga :  DPR Minta Kemensos Danai Makan Siang Gratis, Risma : Mestinya Bukan di Kami

Akar Masalah: Kritik Kebijakan Kemenkes

Lantas, apa sebenarnya alasan di balik mutasi ini? dr. Piprim menduga kuat pemindahannya terkait dengan sikap kritisnya terhadap kebijakan Kemenkes. Ia menilai kebijakan tersebut melanggar asas meritokrasi, terutama terkait pengambilalihan wewenang kolegium oleh pemerintah.

Piprim juga mengungkapkan bahwa sejumlah rekannya yang mendukungnya turut menjadi korban mutasi atau pemutusan kerja sepihak.

Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin justru mempertanyakan mengapa hanya dr. Piprim yang keberatan dari puluhan dokter yang dimutasi. Beliau juga menegaskan bahwa pengambilalihan kolegium bertujuan agar standar pelayanan kesehatan tidak dikuasai oleh elit tertentu.

Terlepas dari pro dan kontra, Kemenkes menjamin masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan dr. Piprim di RS Fatmawati dengan skema pembiayaan BPJS. Sementara itu, RSCM mengklaim pelayanan kardiologi anak tetap berjalan optimal dengan empat orang dokter pengganti.

Baca Juga :  Dewa United Pastikan Tampil di AFC Challenge League 2025/26

Polemik ini masih terus bergulir, menyisakan pertanyaan besar tentang keseimbangan antara kebijakan birokrasi dan nasib pasien yang membutuhkan akses kesehatan yang adil.

 

Berita Terkait

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!
Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!
Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 10:43 WIB

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Tuesday, 27 October 2026 - 10:14 WIB

Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya

Tuesday, 27 October 2026 - 09:33 WIB

Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya

Berita Terbaru