Pelajar di Taruna Bakti Bandung (Dok. Ist)
SwaraWarta.co.id – SMA Taruna Bakti Bandung kini membuka pendaftaran siswa baru dengan biaya yang terjangkau.
Sekolah ini dikenal menekankan pendidikan berdasarkan etika dan sikap, selain ilmu pengetahuan.
Bagi calon siswa yang berminat, biaya masuk SMA Taruna Bakti Bandung berbeda antara lulusan SMP Taruna Bakti dan bukan lulusan SMP tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Alumni SMP Taruna Bakti akan mendapatkan biaya pendaftaran yang lebih rendah dibandingkan dengan pendaftar dari sekolah lain.
Selain biaya pendaftaran, ada beberapa persyaratan lain yang harus dipenuhi calon siswa, termasuk melengkapi dokumen dan mengikuti aturan yang berlaku di SMA Taruna Bakti Bandung.
Untuk prosedur seleksi, biaya, dan persyaratan lengkapnya, berikut ini informasi lebih detail:
Dana Pembangunan: Rp 13.750.000
Dana Pengembangan Sekolah:
Program Reguler: Rp 1.870.000
Program Bilingual: Rp 2.090.000
Semua pembayaran harus dilakukan melalui Bank BNI dan bukti pembayaran harus dikembalikan kepada panitia paling lambat 1 hari setelah daftar ulang.
Apabila bukti pembayaran tidak dikembalikan, pendaftar dianggap mengundurkan diri.
Biaya yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan, kecuali jika peserta tidak lulus dari SMP.
Catatan: Biaya pendaftaran dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Yayasan Taruna Bakti.
SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan membahas bagaimana kalian mendapatkan status kewarganegaraan jelaskan disertai dengan…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah kamu membayangkan belajar di kelas yang serba canggih dengan perangkat laptop terbaru…
SwaraWarta.co.id - PUBG Mobile baru saja meluncurkan update versi 4.4 pada 12 Mei 2026, dan langsung…
SwaraWarta.co.id - Kesehatan mantan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, kini jadi sorotan publik. Kehadirannya di Pengadilan…
SwaraWarta.co.id - Apakah lingkungan kelurahan atau desa bekerjasama dengan pihak lain jelaskan? Dalam era modernisasi…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana sejarah munculnya sengketa batas wilayah blok ambalat Indonesia dan Malaysia? Sengketa Blok…