Categories: PendidikanWisata

Yuk, Kenali Pakaian Adat di Indonesia Apa Saja!

Facebook @Aday Afdal

Swarawarta.co.id –  17 Agustusan identik dengan karnaval serta pagelaran kebudayaan rakyat serta lomba-lomba yang diadakan untuk memperingati momen bersejarah tahunan ini.

Karnaval biasanya menyajikan kostum-kostum tidak biasa untuk menyemarakkan 17 Agustusan ini, termasuk pemakaian kostum pakaian adat dari daerah masing-masing.

Pakaian adat yang digunakan dalam acara 17 Agustusan biasanya sangat beragam, merujuk kepada beragamnya pula adat-adat di Indonesia.

Ada banyak ragam dan bentuk pakaian adat di Indonesia. Apa saja itu, di bawah ini adalah sebagian kecilnya saja.


ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Ulee Balang

Merupakan pakaian adat khas yang dikenakan di masyarakat Aceh. Untuk pakaian yang dikenakan kaum prianya diberi nama Linto Baro, sementara untuk kaum perempuannya disebut Daro Baro

Linto Baro terdiri dari tiga bagian yang meliputi: penutup kepala (meukeutop), bagian tengah (meukasah), serta bagian bawah, celana cekak musang (sileuweu).

Daro Baro berupa baju kurung yang desainnya dipengaruhi budaya Melayu, Arab, dan China.

2. Bundo Kanduang

Merupakan pakaian adat yang berasal dari daerah Sumatera Barat. Biasanya pakaiannya didominasi oleh warna merah dengan banyak menyertakan aksesosoris juga penutup kepala.

Aksesosoris yang dimaksud bisa berupa selendang, penutup kepala, mahkota, kalung, gelang, dan aksesoris pelengkap lainnya.

3. Ulos

Merupakan pakaian adat yang berasal dari Sumatera Utara, yang merupakan kain panjang yang memiliki perpaduan warna indah dan harmonis.

Warna dominannya biasanya terdiri dari warna merah, hitam, dan juga putih.

4. Aesan Gede

Merupakan pakaian adat yang berasal dari daerah Sumatera Selatan. Biasanya pakaian adat ini dipakai dalam acara sakral semacam pernikahan.

Nama Aesan Gede merujuk kepada Pulau Sumatera yang kerap diberi julukan sebagai Swarnadwipa atau bisa diartikan sebagai pulau emas.

Ini sesuai dengan perlengkapan yang digunakan dalam pakaian adat tersebut yang sangat menonjolkan perhiasan bertema keemasan.

5. Teluk Belanga

Merupakan pakaian adat yang biasa digunakan pada acara-acara adat di daerah Kepulauan Riau.

Teluk Belanga lebih spesifik lagi sebagai istilah yang digunakan untuk pakaian adat yang dikenakan oleh kaum pria.

Bentuknya berkerah dan berkancing tep yang biasanya berwarna emas atau berwarna permata, dengan pergelangan tangan lebar serta longgar.

6. Kebaya Laboh serta Kurung Cekak Musang

Berasal dari Riau, digunakan untuk acara-acara formal, serta acara yang bersifat kenegaraan.

Kebaya Laboh digunakan untuk kaum perempuan, sementara Kurung Cekak untuk kaum laki-lakinya.

Itulah beberapa jenis pakaian adat yang ada di Indonesia. Masih banyak lagi pakaian adat yang lain menurut daerah masing-masing.

Pewarta: Utep

Editor: Galih Sandy

COPYRIGHT © Swarawarta

Sumber: orami.co.id

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Bagaimana Hubungan Antara Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Berakal dan Bermoral dengan Martabat Serta Tanggung Jawab yang Dimilikinya?

SwaraWarta.co.id - Setiap manusia lahir dengan keistimewaan yang tidak dimiliki makhluk lain di bumi. Namun,…

3 hours ago

Cara Download Video Sora Tanpa Watermark: Panduan Mudah Hasil Jernih

SwaraWarta.co.id - Teknologi kecerdasan buatan (AI) terus berkembang pesat, dan Sora dari OpenAI telah mencuri…

4 hours ago

Kapan Pengabdi Setan 3 Tayang? Intip Bocoran Jadwal dan Prediksi Ceritanya!

SwaraWarta.co.id - Industri film horor Indonesia memang tidak pernah lepas dari bayang-bayang kesuksesan "Ibu". Setelah…

4 hours ago

3 Cara Agar Kucing Tidak Berak Sembarangan: Solusi Ampuh Rumah Bersih dan Tetap Wangi

SwaraWarta.co.id - Menjaga kebersihan rumah saat memelihara kucing memang menjadi tantangan tersendiri, terutama jika teman…

4 hours ago

7 Cara Meningkatkan Kecerdasan Emosional yang Wajib Kamu Kuasai

SwaraWarta.co.id - Bagaimana cara meningkatkan kecerdasan emosional? Di era yang serba cepat dan penuh tekanan,…

4 hours ago

TEMBOK PEMBAWA SENGKETA Rahmat Hidayat Adalah Seorang Pegawai Swasta Yang Tinggal Bersama Keluarganya Di Sebuah Rumah Sederhana Di Kota Makassar

Sengketa batas tanah sering terjadi di masyarakat, terutama terkait pembangunan tembok pembatas antar rumah. Kasus…

10 hours ago