Mengungkap Sosok Asli Siapa Nidal Hasan? Psikiater Militer yang Berubah Menjadi Pembunuh 13 Orang dan Kini Menanti Regu Tembak

- Redaksi

Tuesday, 13 October 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nidal Hasan

Nidal Hasan

SwaraWarta.co.id – Siapa Nidal Hasan? Nama Nidal Hasan mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi siapa sangka pria yang dulunya bertugas menyembuhkan trauma para tentara ini justru berubah menjadi dalang salah satu penembakan massal paling mematikan dalam sejarah militer Amerika Serikat. Kini, ia menjadi sorotan dunia karena eksekusinya yang kontroversial.

Nidal Malik Hasan lahir pada tahun 1970 di Arlington, Virginia, dari pasangan imigran Palestina. Ia menempuh pendidikan kedokteran dan bergabung dengan Angkatan Darat AS, membangun karier sebagai psikiater militer. Ironisnya, ia sempat bertugas di Pusat Medis Angkatan Darat Walter Reed, merawat para veteran yang menderita gangguan stres pascatrauma (PTSD) akibat perang di Irak dan Afghanistan.

Baca Juga :  Strategi Pemerintah Menekan Inflasi Awal 2025: Bantuan Pangan dan Diskon Listrik

Namun, di balik profesinya sebagai penyembuh, Hasan mulai menunjukkan tanda-tanda radikalisasi. Investigasi FBI mengungkap bahwa ia menjalin komunikasi intens melalui email dengan Anwar al-Awlaki, seorang ulama radikal yang terkait dengan Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP). Dalam surat elektroniknya, Hasan bahkan meminta pembenaran agama untuk menyerang personel militer AS.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncaknya terjadi pada 5 November 2009. Dengan mengenakan seragam militer, Hasan masuk ke Pusat Pemrosesan Kesiapan Prajurit di Pangkalan Fort Hood, Texas. Ia melepaskan tembakan brutal ke arah tentara tak bersenjata yang sedang bersiap untuk dikirim ke luar negeri. Dalam aksinya yang berlangsung hanya beberapa menit, ia menewaskan 13 orang sampai 12 di antaranya tentara dan satu warga sipil serta melukai lebih dari 30 orang lainnya.

Baca Juga :  6 Tinta yang Digunakan Pada Mesin Sablon, Ada yang Tahan Minyak!

Hasan akhirnya dilumpuhkan oleh tembakan polisi, yang menyebabkan dirinya lumpuh dari pinggang ke bawah. Dalam persidangan militer pada tahun 2013, ia tidak membantah tuduhan dan justru menyatakan bahwa ia bertindak untuk melindungi umat Muslim dari pasukan AS. Meskipun ia dijatuhi hukuman mati, kasusnya sempat tertunda selama bertahun-tahun.

Saat ini, Nidal Hasan kembali menjadi perbincangan hangat. Presiden AS Donald Trump telah menyetujui eksekusinya dengan metode regu tembak, yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Desember mendatang. Jika terealisasi, ini akan menjadi eksekusi pertama yang dilakukan militer AS sejak tahun 1961, dan menuai pro-kontra karena rencana penyiaran langsungnya dianggap sebagai tontonan publik.

Kisah Nidal Hasan adalah pengingat kelam tentang bagaimana seseorang yang seharusnya melindungi justru berbalik menyerang. Dari seorang psikiater yang merawat tentara, ia kini menanti peluru regu tembak sebagai konsekuensi dari aksinya yang mengguncang Amerika Serikat.

Baca Juga :  Diskon Tarif Tol Hingga 17% untuk Arus Balik Mudik, Ini Syaratnya!

 

Berita Terkait

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi
Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya
Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya
Jadwal Operasi Patuh 2026 Jam Berapa? Cek Faktanya Sebelum Kena Tilang!
Apa Arti Mimpi Melahirkan? Berikut Makna Tersembunyi yang Bikin Kamu Merinding!
Menteri ESDM Bahlil Stop Ekspor Gas, Negara Apa Saja yang Terkena? Ini Daftar Lengkapnya!

Berita Terkait

Thursday, 29 October 2026 - 10:43 WIB

Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!

Wednesday, 28 October 2026 - 08:14 WIB

Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Tuesday, 27 October 2026 - 11:18 WIB

Persiapkan Diri Anda! MagangHub Batch 3 Telah Dibuka, Cek Persyaratannya Disini

Tuesday, 27 October 2026 - 10:14 WIB

Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya

Tuesday, 27 October 2026 - 09:33 WIB

Pemerintah Telah Siapkan BSU 900 Ribu untuk 13 Juta Pekerja, Ternyata Ini Syaratnya

Berita Terbaru