Puluhan Siswa SD di Lombok Timur Keracunan, Abon Ikan Tongkol Diduga Penyebabnya

- Redaksi

Wednesday, 17 January 2024 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Siswa SD di Lombok Timur Keracunan-SwaraWarta.co.id (Sumber: OkeZone) 

SwaraWarta.co.id – Puluhan siswa dari Sekolah Dasar Negeri 3 Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi abon ikan tongkol.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Kapolsek Keruak Polres Lombok Timur, Iptu Mastar, di Selong pada hari Rabu.

Iptu Mastar mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan mengenai puluhan siswa SDN 3 Ketapang Raya yang mengalami keracunan massal setelah memakan abon ikan yang dibeli dari teman sekolah mereka sendiri.

Pihak berwenang membenarkan berita itu, bahwa betul ada keracunan massal siswa SDN 3 Ketapang Raya setelah menyantap abon ikan dengan rata-rata mengalami pusing, mual, dan muntah-muntah.

Baca Juga :  Pria di Gresik Ditangkap Polisi Usai Perkosa Anak Tirinya

Peristiwa ini bermula ketika seorang siswa membawa abon ikan tongkol ke sekolah, dan teman-temannya mencicipi.

Menyukai rasanya, siswa lain memesan abon tersebut kepada temannya, yang kemudian memesan kepada neneknya dengan harga Rp1000 per bungkus.

Akibatnya, para korban pulang ke rumah masing-masing, tetapi gejala keracunan terus berlanjut, memaksa orang tua membawa mereka ke Puskesmas dan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Setelahnya para korban keracunan terpaksa dilarikan ke Puskesmas dan ada yang dirujuk ke Rumah Sakit Patuh Karya Lombok Timur untuk mendapatkan perawatan intensif.

Jumlah keseluruhan siswa yang mengalami keracunan mencapai sekitar 20 orang.

Beberapa di antaranya diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik, sementara yang lain masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  4 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan Melalui Smartphone

Iptu Mastar mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah mengamankan nenek yang membuat abon ikan dan siswa yang menjualnya kepada teman sekolah.

Selain itu, abon yang diduga menjadi penyebab keracunan juga disita untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan keamanannya.

“Kita amankan nenek yang membuat abon ikan itu untuk proses lebih lanjut,” tegas Iptu Mastar.

Kejadian ini menjadi peringatan serius mengenai keamanan pangan, khususnya dalam pembelian makanan di lingkungan sekolah.

Pihak berwenang perlu meningkatkan pengawasan terhadap produk makanan yang dijual di sekitar sekolah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Sementara penyelidikan terus berlanjut, masyarakat dan pihak sekolah diharapkan untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi dan menyediakan makanan, serta mengedepankan keamanan dan kesehatan sebagai prioritas utama.***

Baca Juga :  Indonesia Raih Juara Piala AFF Futsal 2024 Setelah Kalahkan Vietnam 2-0

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru