Perilaku yang Perlu CGP Terus Lakukan Meliputi

- Redaksi

Friday, 19 July 2024 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perilaku yang perlu CGP terus lakukan meliputi berbagai hal
(Dok. Ist)

Perilaku yang perlu CGP terus lakukan meliputi berbagai hal (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Perilaku yang perlu CGP terus lakukan meliputi hal-hal berkaitan dengan pengembangan karakter siswa selama proses pembelajaran.

Dalam upaya memajukan pendidikan Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah mengembangkan program Guru Penggerak.

Program ini melibatkan pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon guru penggerak (CGP).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Pendidikan Pesantren Modern

Selama menjalani program ini, terdapat beberapa perilaku yang diharapkan dapat terus diteruskan oleh CGP hingga resmi menjadi Guru Penggerak.

Perilaku-perilaku ini diharapkan dapat mendukung kemajuan proses pembelajaran di sekolah, sejalan dengan visi program Guru Penggerak, yaitu menciptakan pembelajaran berpusat pada murid dan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik melalui guru.

Baca Juga :  ANDA Adalah Manajer Pemasaran Di Perusahaan Teknologi Yang Baru Meluncurkan Aplikasi Manajemen Proyek Berbasis AI, Untuk Memperluas Pasar

Baca Juga: Mengapa Coaching Diperlukan dalam Dunia Pendidikan?

Guru Penggerak yang lulus nantinya akan berperan aktif dalam menghidupkan komunitas belajar guru di sekolah dan wilayahnya, serta menjadi pengajar bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah.

5 Perilaku yang Perlu CGP Terus Lakukan

Setidaknya ada 5 perilaku yang perlu diteruskan oleh CGP agar menjadi Guru Penggerak yang memajukan ekosistem pendidikan Indonesia, yaitu:

1. Mandiri

Mampu mendorong diri untuk melakukan aksi dan bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi pada diri sendiri, tanpa harus menunggu pelatihan atau tugas dari sekolah.

2. Reflektif

Mampu memaknai pengalaman di sekitar, khususnya di lingkungan sekolah, serta terbuka untuk terlibat dalam pengalaman baru yang bermanfaat. Selanjutnya, melakukan evaluasi dan lanjut ke tahap perbaikan.

Baca Juga :  Putri Campa dan Sejarah Masuknya Islam di Majapahit

Baca Juga: Bagaimana Kontribusi Satuan Pendidikan Anda Selama Ini untuk Mencapai Tujuan Pendidikan

3. Kolaboratif

Mampu membangun hubungan positif dengan seluruh pemangku kepentingan di sekolah maupun luar sekolah, seperti orang tua murid dan komunitas, untuk mencapai kepentingan bersama dalam pendidikan.

4. Inovatif

Mampu memunculkan gagasan-gagasan baru dan tepat guna untuk menangani situasi atau permasalahan tertentu, dengan bantuan diskusi bersama rekan sejawat atau pihak-pihak di luar sekolah.

5. Berpihak pada Murid

Selalu bergerak dengan mengutamakan kepentingan perkembangan murid, dengan selalu mempertanyakan “apa yang murid butuhkan?” dan “apa yang bisa saya lakukan untuk membuat proses belajar lebih baik?”

Baca Juga: Mengapa Pendidikan Indonesia Perlu Mempertimbangkan Kodrat Alam dan Kodrat Zaman?

Baca Juga :  Kurva Penawaran Agregrat Menunjukkan Keseluruhan Barang / Jasa Yang Dihasilkan dan Ditawarkan Aktivitas Produksi Pada Tingkat Harga Tertentu

Nah itulah sejumlah perilaku yang perlu CGP terus lanjutkan dalam mengupayakan kegiatan belajar mengajar menyenangkan.

Berita Terkait

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?
Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!
Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?
Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?
Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!
Apa Itu Herbig-Haro dan Bagaimana Cara Memotretnya? Mari Kita Bahas Secara Seksama!
Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!
Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terkait

Tuesday, 13 October 2026 - 08:15 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?

Monday, 12 October 2026 - 09:52 WIB

Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!

Saturday, 10 October 2026 - 12:00 WIB

Menurut Pendapat Anda, Mengapa Keterbatasan kosakata ini bisa menjadi hambatan besar bagi siswa dalam belajar membaca dan menulis di SD?

Saturday, 10 October 2026 - 11:45 WIB

Bahasa Indonesia Memiliki Kedudukan Sebagai Bahasa Indonesia dan Bahasa Negara, Jelaskan Perbedaan Keduanya dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar?

Friday, 9 October 2026 - 16:48 WIB

Mengapa Tahap Identifikasi dalam Siklus TET Harus Didasarkan pada Data Nyata dan Bukan Sekadar Asumsi Guru? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terbaru