Apa yang Dimaksud dengan Peristiwa G30S 1965? Berikut ini Penjelasannya!

- Redaksi

Wednesday, 1 October 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa yang Dimaksud dengan Peristiwa G30S 1965?

Apa yang Dimaksud dengan Peristiwa G30S 1965?

SwaraWarta.co.id – Apa yang dimaksud dengan peristiwa G30S 1965? Peristiwa G30S 1965 adalah salah satu episode paling gelap dan kontroversial dalam sejarah modern Indonesia.

Singkatan G30S sendiri merujuk pada Gerakan 30 September.

Peristiwa berdarah ini terjadi pada malam tanggal 30 September hingga dini hari 1 Oktober 1965 dan meninggalkan luka mendalam bagi bangsa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi Penculikan dan Pembunuhan

Secara singkat, G30S adalah sebuah upaya kudeta yang dilakukan oleh sekelompok oknum militer yang dituduh berafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Target utama mereka adalah para perwira tinggi Angkatan Darat (AD) yang dianggap sebagai penghalang bagi kepentingan politik tertentu.

Baca Juga :  Siapa Penemu Sandi Semaphore? Berikut Jawabannya!

Dalam operasi senyap tersebut, tujuh perwira tinggi AD enam Jenderal dan satu Kapten diculik dan dibunuh secara kejam. Enam Jenderal yang gugur dikenal sebagai Pahlawan Revolusi:

  1. Jenderal Anumerta Ahmad Yani
  2. Letjen Anumerta Suprapto
  3. Letjen Anumerta S. Parman
  4. Letjen Anumerta M.T. Haryono
  5. Mayjen Anumerta D.I. Panjaitan
  6. Mayjen Anumerta Sutoyo Siswomiharjo

Satu perwira lainnya adalah Kapten CZI Anumerta Pierre Tendean, ajudan Jenderal Abdul Haris Nasution yang berhasil lolos dari penculikan.

Jenazah para korban dibuang ke dalam sebuah sumur tua di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Dampak dan Kontroversi

Peristiwa G30S 1965 dengan cepat memicu reaksi balik dari militer dan masyarakat anti-komunis. Di bawah kepemimpinan Mayor Jenderal Soeharto, yang saat itu menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), gerakan ini berhasil ditumpas.

Baca Juga :  5 Cara Mencegah Perbuatan Keji dan Mungkar Menurut Ajaran Islam

Dampak langsungnya sangat besar:

  • Pembubaran PKI: Partai Komunis Indonesia, yang saat itu menjadi salah satu partai terbesar, segera dibubarkan dan dilarang.
  • Aksi Pembersihan Massal: Terjadi penangkapan dan pembunuhan massal terhadap anggota dan simpatisan PKI di berbagai daerah, yang menjadi tragedi kemanusiaan.
  • Transisi Kekuasaan: Peristiwa ini menjadi pintu gerbang bagi berakhirnya era Orde Lama di bawah Presiden Soekarno dan lahirnya era Orde Baru yang dipimpin Soeharto.

Hingga kini, siapa dalang utama G30S masih menjadi subjek perdebatan sengit di kalangan sejarawan. Beberapa pihak menunjuk PKI sebagai pelaku tunggal, sementara teori lain melibatkan intrik internal AD atau campur tangan asing. Namun, yang jelas, G30S 1965 adalah titik balik yang mengubah peta politik dan sosial Indonesia secara radikal.

Baca Juga :  7 Senjata Tradisional Gorontalo yang Harus Tetap Dijaga Keberadaannya Jangan Sampai Punah

 

Berita Terkait

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!
Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!
Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?
Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?
Apa yang Menjadi Pembeda antara Digital Citizen dan Citizen Journalism? Bagaimana Karakteristik Mereka? Disimak Penjelasannya Berikut Ini!
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?
Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 11:33 WIB

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!

Sunday, 18 October 2026 - 10:01 WIB

Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!

Saturday, 17 October 2026 - 09:53 WIB

Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?

Saturday, 17 October 2026 - 06:13 WIB

Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?

Friday, 16 October 2026 - 07:20 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?

Berita Terbaru

Cara Bayar Paspor di M-Paspor Lewat BCA Mobile

Teknologi

Cara Bayar Paspor di M-Paspor Lewat BCA Mobile dengan Mudah

Sunday, 18 Oct 2026 - 10:10 WIB