Swarawarta.co.id – Basuki Tjahaja Purnama, yang dikenal sebagai Ahok, mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), mengungkapkan kesiapan dirinya jika dipanggil oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus impor minyak mentah.
Ahok menegaskan bahwa ia siap memberikan keterangan sesuai dengan yang diperlukan oleh pihak kejaksaan.
“Ya bisa saja dan aku senang jika diminta keterangan,” ujar Ahok melalui pesan singkat seperti yang dilansir dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun tidak merinci apakah dirinya mengetahui adanya modus impor BBM di Pertamina yang merugikan negara, Ahok menjelaskan bahwa hal tersebut berkaitan dengan aspek teknis pengadaan.
Ia mengingatkan bahwa di Pertamina terdapat pengawasan yang cukup ketat, baik dari internal perusahaan maupun lembaga eksternal seperti Badan Pengawas Keuangan (BPK).
Ahok menekankan pentingnya pengawasan berlapis di dalam perusahaan plat merah ini, yang bertujuan untuk memastikan setiap proses operasional berjalan sesuai dengan aturan.
“Harusnya jika sampai terjadi berarti libatkan semua pihak yang berhubungan,” ujar Ahok.
“Kami hanya lakukan pengawasan dan beri saran jika ada laporan. Anak perusahaan juga ada dekom (dewan komisaris) dan komutnya (komisaris utama) sendiri,” imbuhnya..
SwaraWarta.co.id - Tanggal 16 februari 2026 apakah libur? Tanggal 16 Februari 2026 adalah hari libur…
SwaraWarta.co.id – Apakah Jeffrey Epstein sudah meninggal? Kematian Jeffrey Epstein di sel penjara pada Agustus 2019 bukan…
Cincin bukan sekadar aksesori penunjang penampilan. Sejak dahulu, cincin memiliki makna simbolis yang kuat, terutama…
Siapa yang tidak suka dengan rasa gurih yang mampu membuat hidangan terasa lebih lezat? Seringkali,…
SwaraWarta.co.id – Disimak baik-baik, kali ini kita akan membahas soal sebutkan cir-ciri teks negosiasi. Dalam…
SwaraWarta.co.id - Mauro Zijlstra semakin dekat dengan Persija Jakarta. Berdasarkan pemberitaan dari media olahraga terkemuka…