Swarawarta.co.id – Basuki Tjahaja Purnama, yang dikenal sebagai Ahok, mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), mengungkapkan kesiapan dirinya jika dipanggil oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus impor minyak mentah.
Ahok menegaskan bahwa ia siap memberikan keterangan sesuai dengan yang diperlukan oleh pihak kejaksaan.
“Ya bisa saja dan aku senang jika diminta keterangan,” ujar Ahok melalui pesan singkat seperti yang dilansir dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun tidak merinci apakah dirinya mengetahui adanya modus impor BBM di Pertamina yang merugikan negara, Ahok menjelaskan bahwa hal tersebut berkaitan dengan aspek teknis pengadaan.
Ia mengingatkan bahwa di Pertamina terdapat pengawasan yang cukup ketat, baik dari internal perusahaan maupun lembaga eksternal seperti Badan Pengawas Keuangan (BPK).
Ahok menekankan pentingnya pengawasan berlapis di dalam perusahaan plat merah ini, yang bertujuan untuk memastikan setiap proses operasional berjalan sesuai dengan aturan.
“Harusnya jika sampai terjadi berarti libatkan semua pihak yang berhubungan,” ujar Ahok.
“Kami hanya lakukan pengawasan dan beri saran jika ada laporan. Anak perusahaan juga ada dekom (dewan komisaris) dan komutnya (komisaris utama) sendiri,” imbuhnya..
SwaraWarta.co.id – Mari kita bahas, soal jelaskan tiga tingkat analisis dalam perilaku organisasi beserta contoh…
SwaraWarta.co.id - Dunia maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video asusila yang melibatkan sepasang pelajar SMP.…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara cek pengumuman Magang HUB batch 2? Magang HUB Batch 2 (MagangHub Kemnaker)…
SwaraWarta.co.id - Kabar gembira bagi para penggemar drama Korea! Flex X Cop Season 2 akhirnya…
SwaraWarta.co.id - Apa tantangan utama Manajemen Sumber Daya Manusia yang dihadapi perusahaan dalam menghadapi perubahan…
SwaraWarta.co.id - Menurut anda, apakah seseorang yang mahir menggunakan berbagai aplikasi digital otomatis memiliki literasi…