Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkab Lamongan Tingkatkan Keamanan Wisata

- Redaksi

Tuesday, 17 December 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu wisata di Lamongan (Dok. Ist)

Salah satu wisata di Lamongan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) memprioritaskan keamanan para pengunjung destinasi wisata.

Salah satu langkah yang diambil adalah membentuk tim khusus untuk memantau kondisi wisata di Lamongan.

Kepala Disparbud Lamongan, Siti Rubikah, menyebutkan bahwa libur Nataru tahun ini diprediksi akan menarik banyak wisatawan ke Lamongan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena musim liburan kali ini bertepatan dengan musim hujan yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem, pihaknya menekankan pentingnya persiapan matang, terutama terkait keamanan.

“Libur Nataru ini di Lamongan berpotensi banyak wisatawan yang akan datang ke Lamongan. Untuk itu diperlukan kesiapan yang matang di lokasi atau di destinasi wisata yang ada di Lamongan, terutama dalam keamanan,” kata Siti Rubikah kepada wartawan, Senin (16/12)

Baca Juga :  Jaksa dan Staf TU Kejari Deli Serdang Dibacok Orang Tidak Dikenal

Untuk memastikan keamanan wisatawan, Disparbud Lamongan menggandeng sejumlah instansi seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Tim lintas instansi ini akan secara rutin memantau destinasi wisata selama libur Nataru.

“Dalam menyambut para wisatawan di libur Nataru kali ini, tentu yang kami utamakan adalah keamanan dan kenyamanan. Memastikan hal tersebut, Disparbud bersama tim melakukan telah dan akan terus monitoring ke destinasi wisata,” ujarnya.

Tim ini tidak hanya memastikan keamanan, tetapi juga mengawasi kesiapan sarana dan prasarana di setiap tempat wisata.

Disparbud juga telah mengirimkan surat edaran kepada pengelola wisata agar memperhatikan kebersihan, pelayanan, dan fasilitas wisata.

Baca Juga :  Rocky Gerung: Pengunduran Diri Hasan Nasbi Sinyal Prabowo Mengeliminasi Loyalis Jokowi

Rubikah menambahkan, peningkatan jumlah wisatawan juga berpengaruh positif terhadap ekonomi Lamongan.

Hingga November 2024, tercatat sebanyak 3.671.730 wisatawan telah berkunjung ke Lamongan. Ia optimistis jumlah ini akan terus bertambah di libur Nataru.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Lamongan berharap libur Nataru dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman wisata yang aman serta nyaman bagi para pengunjung.

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru