Budaya mencontek (Dok. Ist)
SwaraWarta.co.id – Feriyansyah, Kepala Bidang Litbang Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), mengungkapkan keprihatinannya mengenai budaya menyontek yang masih sering terjadi di kalangan siswa.
Ia menyebutkan bahwa kebiasaan ini menunjukkan rendahnya keinginan siswa untuk berpikir secara mandiri.
“Budaya menyontek ini sudah menjadi kebiasaan, sayang sekali kalau sampai disebut budaya,” ujar Feriyansyah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai banyak siswa yang enggan berpikir kritis dan lebih memilih untuk menyalin jawaban orang lain.
Feriyansyah juga menekankan pentingnya budaya menghafal, setidaknya untuk memahami dasar-dasar pelajaran. Menurutnya, siswa harus dapat bertanggung jawab atas jawaban yang mereka berikan saat ujian atau mengerjakan tugas.
Selain itu, Feriyansyah juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena mahasiswa yang menyerahkan pembuatan skripsi kepada orang lain. “Mereka lebih memilih jalan pintas demi lulus dan mengabaikan proses berpikir,” katanya.
Sebagai solusi, Feriyansyah mengajak siswa dan mahasiswa untuk kembali berlatih berpikir kritis dan memiliki rasa tanggung jawab.
“Mereka mengabaikan proses berpikir dan lebih memilih jalan pintas demi lulus,” katanya.
SwaraWarta.co.id – Berapa prediksi skor Spanyol vs Argentina? Panggung tertinggi sepak bola dunia siap menggelar…
SwaraWarta.co.id – Benarkah Hotman Paris jadi pengacara Febrie Adriansyah? Dunia hukum Indonesia kembali dikejutkan dengan…
SwaraWarta.co.id - Dunia hiburan tanah air kembali diguncang oleh rumor miring. Baru-baru ini, jagat media…
SwaraWarta.co.id - Cara mengatasi asam lambung naik pada malam hari secara alami menjadi solusi yang…
SwaraWarta.co.id - Mengetahui cara mengatasi shopee yang keluar sendiri menjadi hal yang sangat penting ketika…
SwaraWarta.co.id - Bagaimana caramu membantu jika ada teman yang memiliki kesulitan ekonomi? Menghadapi situasi di…