Kemenpar (Dok. Ist)
SwaraWarta.co.id – Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, mengatakan bahwa Kementerian Pariwisata terus mendorong kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia dengan cara aktif mempromosikan pariwisata ke sejumlah negara sepanjang tahun 2025.
Ia menjelaskan bahwa awal tahun biasanya menjadi masa sepi (low season) dalam dunia pariwisata, sehingga diperlukan langkah-langkah khusus untuk menarik lebih banyak turis asing.
“Memang dalam kuartal pertama setiap tahun pasti ‘low session’, turun begitu dan kami terus menggenjot dengan promosi,” kata Ni Luh Enik Ermawati di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu bentuk promosi tersebut adalah dengan ikut serta dalam berbagai pameran wisata internasional. Salah satunya adalah Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin 2025, pameran pariwisata terbesar di dunia yang digelar di Jerman.
Menurut Ni Luh, jumlah pemesanan wisata dalam acara tersebut meningkat lebih dari 30 persen.
Selain di Jerman, Kemenpar juga ikut dalam pameran wisata SATTE 2025 di India dan juga menggelar promosi di Australia. Hasilnya, pemesanan dari negara-negara tersebut juga menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Ni Luh juga menegaskan bahwa selain mengejar jumlah kunjungan, pihaknya juga ingin meningkatkan kualitas turis.
Maksudnya, turis yang datang tidak hanya banyak, tapi juga menghabiskan waktu lebih lama dan belanja lebih banyak selama di Indonesia. Hal ini tentu berdampak positif bagi ekonomi nasional, terutama dalam hal pemasukan devisa dari sektor pariwisata.
“Kami baru saja dari ITB Berlin di mana saat penyelenggaraan salah satu pameran pariwisata terbesar di dunia di Berlin itu pax yang terjual naik di atas 30 persen, kemudian ini kita harapkan bisa berdampak positif di beberapa kawasan prioritas kita, kemarin kami juga dari SATTE di India pax yang terjual signifikan, kemudian dari Australia untuk pameran juga dan itu juga signifikan,” katanya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama 11 bulan pertama tahun 2024, tercatat ada 12,66 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia, naik 20,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan sektor pariwisata mulai pulih setelah terdampak pandemi COVID-19.
Dari data November 2024, Malaysia menjadi penyumbang turis terbanyak, diikuti oleh Australia, Singapura, dan China. Adapun target jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2024 adalah 14,3 juta orang.
SwaraWarta.co.id - Mengetahui cara mengukur lingkar kepala adalah keterampilan dasar yang sangat berguna dalam kehidupan…
SwaraWarta.co.id - Kapan pembagian dividen BBRI 2026? Investor pasar modal tentu tidak asing dengan saham…
SwaraWarta.co.id - Kendati jadwal rilis resmi masih pada September 2026, sejumlah bocoran mulai memberi gambaran…
SwaraWarta.co.id – Disimak soal berikut jelaskan bentuk persaingan dalam proses interaksi sosial disosiatif? Dalam kehidupan…
SwaraWarta.co.id - Kenaikan harga minyak goreng kembali menjadi sorotan pada pekan ketiga April 2026. Data…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana guru mengintegrasikan PID dalam pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna sekaligus menjaga…