Usai Lebaran, Volume Kendaraan di Tol Tangerang-Merak Turun

- Redaksi

Saturday, 5 April 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tol Tangerang-Merak (Dok. Ist)

Tol Tangerang-Merak (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Sebanyak 97.493 kendaraan tercatat melintasi Tol Tangerang-Merak pada H+4 Lebaran 1446 H.

Data ini diambil dari Gerbang Tol (GT) Cikupa, yang menjadi titik pantau utama untuk arah menuju Jakarta dan Merak. Jumlah tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan hari sebelumnya, yaitu H+3 Idulfitri.

Head of Sustainability Management and Corporate Communications Astra Infra Toll Road, Uswatun Hasanah, menjelaskan bahwa sebanyak 52.650 kendaraan masuk melalui GT Cikupa menuju Jakarta. Sementara itu, 44.843 kendaraan keluar menuju arah Merak, Banten.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Totalnya 97.493 kendaraan yang melintas baik menuju Jakarta maupun menuju Merak, Banten. Jumlah ini menurun dibandingkan kemarin (H+3 Idulfitri, Red),” ujarnya, Jumat (4/4/2025).

Baca Juga :  Jelaskan Resistensi Terhadap Globalisasi Ekonomi yang Merugikan Ekonomi Rakyat Indonesia

Untuk perbandingan, pada H+3 Lebaran tercatat ada sekitar 138 ribu kendaraan yang melintasi Tol Tangerang-Merak. Jumlah itu masih lebih kecil 15,7 persen dibandingkan lalu lintas harian normal.

“Jumlah itupun menurun 8,3 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Kemungkinan hal ini dikarenakan belum memasuki puncak arus balik dari mudik Lebaran,” kata Uswatun.

Uswatun juga menyebutkan bahwa lalu lintas tertinggi terjadi pada 21 Maret 2025, dengan total 179.900 kendaraan.

Angka ini meningkat 12,1 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, namun masih lebih rendah 11,2 persen dibandingkan rata-rata lalu lintas harian (LHR) normal.

Berita Terkait

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan
Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf
Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan
Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 10:20 WIB

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan

Tuesday, 15 September 2026 - 10:05 WIB

Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf

Tuesday, 15 September 2026 - 09:52 WIB

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Berita Terbaru

Purbaya Yudhi Sadewa

Berita

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Tuesday, 15 Sep 2026 - 09:52 WIB