Swarawarta.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sambit pada Kamis malam (15/5) memicu longsor di dua dusun di Desa Jrakah, Sambit, Ponorogo. Sedikitnya 11 rumah warga dilaporkan rusak terdampak bencana tanah longsor tersebut.
Menurut Kapolsek Sambit AKP Baderi, rumah-rumah terdampak tersebar di dua dusun, yakni Dusun Wotbiji dengan tiga rumah dan Dusun Talun dengan delapan rumah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun memastikan bahwa timnya telah melakukan assessment di lokasi kejadian.
“Kerusakan mayoritas pada bagian tembok rumah yang jebol. Ada yang parah, tapi tidak sampai roboh total,” ungkap Baderi, Jumat (16/5).
Dari hasil identifikasi sementara, terdapat 11 kepala keluarga (KK) terdampak, dan empat di antaranya diminta untuk mengungsi sementara ke lokasi yang lebih aman.
“Curah hujan masih tinggi dan rawan longsor susulan. Kami imbau warga mengungsi ke rumah kerabat,” jelas Masun.
BPBD Ponorogo terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak.
SwaraWarta.co.id - Memasuki awal tahun, banyak pekerja mulai bertanya-tanya mengenai keberlanjutan bantuan pemerintah, terutama terkait…
SwaraWarta.co.id - Bagi penggemar saga epik James Cameron, pertanyaan "kapan Avatar 3 rilis di Indonesia?" akhirnya terjawab.…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara membersihkan darah kotor penyebab gatal? Pernahkah Anda merasakan gatal-gatal pada kulit…
SwaraWarta.co.id – Apa itu bencana nasional? Indonesia secara geografis terletak di wilayah Ring of Fire,…
SwaraWarta.co.id – Mengapa manusia untuk hidup dan bertumbuh perlu bernafas? Bernafas adalah aktivitas paling alami…
SwaraWarta.co.id - Januari 2026 menjadi tonggak sejarah pertahanan Indonesia dengan kedatangan gelombang pertama tiga unit…