Swarawarta.co.id – Polisi telah memanggil dua orang saksi berinisial MS dan AS terkait laporan tuduhan ijazah palsu yang melibatkan Presiden Jokowi.
Namun, kedua saksi tersebut tidak hadir pada pemanggilan pertama. Polisi akan melakukan pemanggilan ulang terhadap saksi-saksi tersebut dalam pekan ini.
“MS konfirmasi yang bersangkutan tidak hadir. Kemudian inisial AS, belum hadir dan belum ada konfirmasi ada dua itu yang terakhir hari Jumat updatenya,” kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, Senin (12/5/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Laporan yang dilayangkan oleh Jokowi telah teregister dan ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Jokowi dilaporkan terkait dengan Pasal 310 dan 311 KUHP serta Pasal 27A, 32, dan 35 Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan polisi akan terus mengumpulkkan bukti dan keterangan saksi untuk memecahkan kasus tersebut.
SwaraWarta.co.id - Apakah merokok membatalkan puasa? Memasuki bulan suci Ramadhan, banyak pertanyaan muncul mengenai hal-hal…
SwaraWarta.co.id - Pencinta game di seluruh dunia, pertanyaan yang sama pasti terus terngiang di kepala: kapan…
SwaraWarta.co.id - Dunia media sosial Tanah Air tengah diselimuti duka. Kabar mengenai penyebab meninggalnya Reynaldi Bermundo,…
SwaraWarta.co.id – Mengapa urban farming cocok sebagai awal karier green jobs bagi milenial kota? Di…
SwaraWarta.co.id – Apakah menangis membatalkan puasa? Saat sedang menjalankan ibadah puasa, terkadang ada momen-momen emosional…
SwaraWarta.co.id – Mengapa kalian harus memiliki jiwa toleran terhadap orang lain? Di tengah dunia yang…