Kesehatan

Mengapa Cegukan Terus-menerus? Memahami Penyebab dan Kapan Harus Khawatir

SwaraWarta.co.id – Cegukan adalah refleks umum yang hampir semua orang pernah alami. Biasanya, cegukan hanya berlangsung beberapa menit dan hilang dengan sendirinya.

Namun, bagaimana jika cegukan itu terus-menerus? Cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam disebut cegukan persisten (berkepanjangan), dan jika berlangsung lebih dari sebulan, itu disebut cegukan yang sulit diobati (intractable hiccup).

Kondisi ini bisa sangat mengganggu dan bahkan menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang mendasari.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Penyebab Cegukan Normal?

Cegukan terjadi ketika diafragma otot besar di bawah paru-paru yang membantu kita bernapas—mengalami kejang tiba-tiba (spasme). Kejang ini menyebabkan pita suara (glotis) menutup seketika, menghasilkan suara “hik” yang khas.

Penyebab umum cegukan sementara meliputi:

  • Makan atau minum terlalu cepat.
  • Minuman berkarbonasi atau alkohol.
  • Perubahan suhu yang mendadak.
  • Emosi yang kuat, seperti stres atau kegembiraan.

Penyebab Cegukan Terus-menerus (Persisten)

Jika cegukan Anda tidak hilang setelah dua hari, kemungkinan besar penyebabnya berkaitan dengan iritasi atau kerusakan pada jalur saraf yang mengatur refleks cegukan.

Jalur saraf utama melibatkan saraf vagus dan saraf frenikus.

  1. Masalah pada Sistem Saraf Pusat (SSP)

Gangguan yang mempengaruhi otak atau sumsum tulang belakang bisa mengganggu sinyal saraf:

  • Stroke atau Tumor di otak.
  • Multiple Sclerosis.
  • Meningitis atau Ensefalitis.
  1. Iritasi Saraf

Saraf frenikus dan vagus bisa teriritasi di area mana pun dari leher hingga dada dan perut:

  • Penyakit Gastroesophageal Reflux (GERD): Asam lambung naik dan mengiritasi kerongkongan.
  • Tiroid bengkak atau gondok.
  • Pneumonia atau kondisi paru-paru lainnya.
  • Tumor di leher, dada, atau perut.
  1. Gangguan Metabolik dan Obat-obatan

Ketidakseimbangan kimia dalam tubuh atau efek samping obat juga bisa menjadi pemicu:

  • Gagal Ginjal (Uremia).
  • Diabetes yang tidak terkontrol.
  • Beberapa jenis obat penenang, steroid, atau kemoterapi.

Kapan Anda Harus Mencari Bantuan Medis?

Jika cegukan Anda berlangsung lebih dari 48 jam, atau jika cegukan disertai dengan gejala lain seperti:

  • Nyeri dada atau perut.
  • Muntah atau kesulitan menelan.
  • Kesulitan bernapas.
  • Kelemahan atau mati rasa.

Segera konsultasikan dengan dokter. Cegukan persisten membutuhkan evaluasi medis untuk mengidentifikasi dan mengobati kondisi dasar yang menyebabkannya. Pengobatan akan berfokus pada penanganan masalah kesehatan utama untuk menghentikan refleks yang mengganggu ini.

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

APA DUKUNGAN YANG ANDA BUTUHKAN UNTUK MELAKUKAN UPAYA TINDAK LANJUT? SIMAK PEMBAHASANNYA DISINI!

SwaraWarta.co.id - Apa dukungan yang anda butuhkan untuk melakukan upaya tindak lanjut? Pernahkah Anda merasa…

5 hours ago

Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!

SwaraWarta.co.id – Apa yang menyebabkan TPG guru madrasah PPG 2025 belum cair? Bagi para guru…

6 hours ago

Apa Itu Red Flag? Mengenali Tanda Peringatan dalam Hubungan dan Kehidupan

SwaraWarta.co.id – Apa itu red flag? Belakangan ini, istilah "red flag" sering sekali seliweran di…

7 hours ago

Cara Mengatasi WhatsApp Web Tidak Bisa Dibuka: Solusi Cepat dan Ampuh!

SwaraWarta.co.id - Disimak cara mengatasi WhatsApp web tidak bisa dibuka. WhatsApp Web telah menjadi perangkat…

7 hours ago

3 Cara Hapus Cache di iPhone Agar Performa Kembali Ngebut

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara hapus cache di iPhone? Pernahkah Anda merasa iPhone kesayangan mulai terasa…

7 hours ago

Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

SwaraWarta.co.id – Kapan jadwal pelaksanaan TKA SD 2026? Bagi para orang tua dan siswa kelas…

1 day ago