Entertainment

Ketika Ranika Belajar Merelakan Cinta yang Tak Direstui

SwaraWarta.co.id – Ranika Rizkia selalu percaya bahwa cinta yang dijaga dengan kesabaran akan menemukan jalannya sendiri. Wajahnya yang cantik bukan sekadar pantulan rupa, melainkan keteduhan sikap dan ketulusan hati yang membuat siapa pun merasa tenang saat berada di dekatnya.

Ia mencintai dengan sederhana, tanpa tuntutan berlebihan, hanya ingin berjalan searah dengan seseorang yang ia yakini sebagai masa depannya.

Namun, hidup tidak selalu menuruti keyakinan.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari itu, langit tampak mendung ketika pasangannya menyampaikan kabar yang menggetarkan hatinya. Bukan karena cinta yang memudar, melainkan karena restu yang tak kunjung datang. Ibu dari lelaki yang Ranika cintai menolak kehadirannya sebagai calon menantu.

Bukan karena kesalahan besar, bukan pula karena perilaku buruk hanya karena Ranika dianggap “kurang sempurna” untuk berdiri di dalam keluarga mereka.

Kata-kata itu menusuk lebih tajam daripada hujan yang jatuh perlahan di luar jendela. Ranika tersenyum, meski dadanya sesak. Ia belajar sejak lama bahwa menangis di depan orang lain tak akan mengubah keadaan.

Malam itu, ia duduk sendirian, memeluk lututnya, membiarkan air mata jatuh tanpa suara. Ia bukan menangisi perpisahan, melainkan mimpi yang terpaksa ia kubur sebelum sempat tumbuh.

Ia sempat bertanya pada dirinya sendiri: Apakah cinta selalu kalah oleh restu?
Dan jawabannya datang dengan pahit ya, terkadang.

Ranika memilih pergi bukan karena ia menyerah, tetapi karena ia tahu mencintai juga berarti melepaskan. Ia tidak ingin menjadi alasan seorang anak melawan ibunya, juga tidak ingin hidup dalam rumah tangga yang sejak awal dibangun dari penolakan. Dengan hati yang remuk, ia mundur perlahan, meninggalkan cinta yang sebenarnya masih utuh.

Waktu berlalu. Ranika belajar mencintai dirinya sendiri, menguatkan langkah, dan berdamai dengan luka. Ia memahami bahwa tidak semua yang tulus akan diterima, dan tidak semua yang indah ditakdirkan untuk dimiliki. Dari kepedihan itu, Ranika tumbuh menjadi wanita yang lebih tegar bukan karena hatinya kebal, tetapi karena ia belajar menerima kenyataan tanpa membenci.

Suatu hari, ia tersenyum lagi. Bukan senyum pura-pura, melainkan senyum yang lahir dari keikhlasan. Ia sadar, penolakan itu bukan akhir dari hidupnya, melainkan awal dari perjalanan baru yang belum ia kenal.

Ranika Rizkia tetap cantik bukan karena ia dicintai, tetapi karena ia mampu bertahan saat cintanya tak direstui.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Apakah SPayLater Ada DC Lapangan 2026? Ini Fakta dan Aturan OJK yang Perlu Kamu Tahu

Banyak pengguna Shopee PayLater yang bertanya: apakah SPayLater ada DC lapangan di 2026? Kekhawatiran soal…

1 day ago

DC Shopee PayLater 2026 Datang ke Rumah? Fakta Mengejutkannya Bikin Kaget!

Belakangan ini banyak yang bertanya di forum online dan media sosial: ada yang pernah didatangi…

1 day ago

Pinjam Yuk Ada DC Lapangan Atau Tidak 2026? Cek Fakta Terbaru tentang Penagihan Pinjaman Online

Pertanyaan pinjam yuk ada DC lapangan atau tidak 2026? muncul karena banyak pengguna aplikasi pinjaman…

1 day ago

Resep Viral TikTok Jangan Cuma Ditonton! Ini Cara Simpan & Kumpulkan Favoritmu Biar Bisa Langsung Masak di Rumah

Di era digital saat ini, banyak resep makanan yang viral di TikTok karena tampilannya yang…

1 day ago

Harga Emas UBS & Galeri24 Turun Tajam Hari Ini! Investor dan Pembeli Diminta Waspada

Harga emas batangan merk UBS dan Galeri24 yang diperdagangkan di Pegadaian tercatat mengalami penurunan cukup…

1 day ago

Bukan Fadia A Rafiq! Ini Sosok Istri Pertama Ashraff Khan yang Jarang Tersorot

Nama Ashraff Khan kembali menjadi sorotan publik setelah pemberitaan tentang istrinya, Fadia A. Rafiq, yang…

1 day ago