Categories: Berita

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump

SwaraWarta.co.id – Usai operasi militer spektakuler yang berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, pemerintahan Donald Trump kini mengalihkan ancaman terbukanya ke target lain: Greenland.

Ambisi untuk menguasai wilayah otonom Denmark ini bukan lagi sekadar wacana, tetapi telah menjadi krisis diplomatik nyata yang mengancam kohesi NATO dan stabilitas global.

Ambisi Historis yang Kembali Menyala

Ketertarikan Amerika Serikat terhadap Greenland memiliki akar sejarah panjang, dimulai sejak abad ke-19 usai pembelian Alaska. Presiden Harry Truman bahkan pernah secara rahasia menawarkan $100 juta dalam emas untuk membeli pulau itu pada 1946, namun ditolak Denmark.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trump menghidupkan kembali gagasan ini selama masa jabatan pertamanya dan kini, didorong keberhasilan di Venezuela, mengeskalasinya dengan bahasa ancaman yang lebih keras.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio dijadwalkan bertemu dengan pejabat Denmark pekan depan untuk membahas “cara AS dapat mengakuisisi” pulau Arktik tersebut.

Alasan Strategis dan Penolakan Tegas

Trump membingkai keinginannya sebagai masalah keamanan nasional, dengan klaim bahwa Greenland “dikelilingi oleh kapal-kapal Rusia dan China”.

Namun, para analis mempertanyakan klaim ini, mengingat AS sudah memiliki akses militer melalui Pituffik Space Base berdasarkan perjanjian pertahanan 1951 dengan Denmark.

Di balik alasan keamanan, Greenland juga menyimpan kekayaan mineral kritis dan sumber daya alam yang sangat besar.

Baik pemerintah Denmark maupun Greenland telah menolak keras ancaman ini. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen secara tegas menyatakan bahwa Greenland “tidak dijual dan tidak akan pernah dijual”. Lebih jauh, ia memperingatkan bahwa serangan militer AS terhadap sekutu NATO akan mengakhiri aliansi itu sendiri.

Pemimpin Greenland Jens Frederik Nielsen menyebut gagasan aneksasi AS sebagai “fantasi”. Survei juga menunjukkan mayoritas warga Greenland, yang umumnya mendukung kemerdekaan dari Denmark, menolak menjadi bagian dari AS.

Implikasi Global dan Langkah Selanjutnya

Ancaman terhadap Greenland telah memicu reaksi solidaritas dari Eropa. Tujuh pemimpin Eropa, termasuk dari Inggris, Prancis, dan Jerman, mengeluarkan pernyataan bersama menegaskan bahwa “Greenland adalah milik rakyatnya” dan hanya Denmark serta Greenland yang berhak menentukan masa depannya.

Krisis ini mempertanyakan fondasi tatanan internasional berbasis aturan, dengan pemerintahan Trump dideskripsikan menganut doktrin “kekuatan adalah kebenaran”.

Dengan pertemuan diplomatik Rubio di Kopenhagen yang akan datang, dunia menantikan apakah ambisi ekspansionis Trump akan berlanjut atau menemui jalan batu diplomatik. Eskalasi lebih lanjut tidak hanya berisiko meruntuhkan NATO tetapi juga membenamkan dunia dalam ketidakpastian geopolitik yang lebih dalam.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Menurut Kalian Mengapa Kita Tidak Merasakan Bumi Berputar? Berikut ini Penjelasannya!

SwaraWarta.co.id - Pernahkah kalian duduk diam di kursi, lalu tiba-tiba teringat bahwa sebenarnya kita sedang…

15 hours ago

Cara Aman Galbay Pinjol dengan Aman dan Kesehatan Mental Tetap Terjaga

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara aman galbay pinjol? Menghadapi situasi gagal bayar (galbay) pinjaman online tentu…

16 hours ago

Asam Lambung Naik? Ini Cara Mengatasi yang Ampuh dan Alami

SwaraWarta.co.id - Mengalami sensasi terbakar di dada (heartburn) atau rasa pahit di kerongkongan tentu sangat…

16 hours ago

Cara Aktifkan Kartu XL yang Sudah Mati dengan Mudah dan Cepat

SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda mendapati sinyal kartu XL tiba-tiba hilang dan tidak bisa digunakan untuk…

16 hours ago

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

SwaraWarta.co.id - Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru membawa perubahan mendasar, di mana praktik…

2 days ago

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara tebus right issue INET? PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET)…

2 days ago