Pendidikan

Mengapa Allah Mengangkat Seseorang Menjadi Rasul? Begini Penjelasannya!

SwaraWarta.co.id – Dalam ajaran Islam, keberadaan Rasul merupakan jembatan antara Sang Pencipta dan makhluk-Nya.

Namun, pernahkah terlintas di pikiran Anda, mengapa Allah mengangkat seseorang menjadi Rasul? Mengapa tidak semua orang diberikan wahyu, atau mengapa Allah tidak mengutus malaikat saja secara langsung ke tengah manusia?

Pemilihan seorang Rasul bukanlah sebuah kebetulan atau hasil dari usaha keras manusia (seperti bersekolah atau bertapa), melainkan murni merupakan pilihan ilahi (Ishthifa).

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah beberapa alasan mendasar di balik ketetapan Allah tersebut:

  1. Sebagai Rahmat bagi Seluruh Alam

Alasan utama pengangkatan Rasul adalah manifestasi kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Tanpa bimbingan Rasul, manusia akan tersesat dalam memahami tujuan hidup dan cara menyembah Tuhan yang benar. Rasul datang untuk membawa kabar gembira dan peringatan agar manusia selamat di dunia maupun di akhirat.

  1. Kebutuhan akan Contoh Nyata (Uswatun Hasanah)

Allah memilih manusia sebagai Rasul bukan malaikat agar mereka bisa menjadi teladan yang relevan. Jika Rasul adalah malaikat, manusia mungkin akan berdalih, “Tentu saja dia taat, dia kan tidak punya nafsu.” Dengan mengutus manusia yang juga makan, minum, dan berkeluarga, Allah menunjukkan bahwa syariat-Nya sangat mungkin dijalankan oleh manusia biasa.

  1. Menyampaikan Syariat secara Terperinci

Aal-Qur’an dan kitab-kitab sebelumnya berisi prinsip-prinsip hidup yang agung. Peran Rasul adalah menjelaskan, merinci, dan mempraktikkan isi kitab tersebut. Tanpa penjelasan Rasul, kita mungkin tidak akan tahu bagaimana tata cara shalat atau zakat secara detail.

  1. Menegakkan Hujjah (Alasan)

Allah mengangkat Rasul agar di hari kiamat nanti, tidak ada manusia yang bisa memprotes dan berkata, “Ya Allah, aku berbuat dosa karena aku tidak tahu apa yang Engkau perintahkan.” Rasul menutup celah ketidaktahuan tersebut sehingga manusia bertanggung jawab penuh atas pilihannya.

Kriteria Seseorang Dipilih Menjadi Rasul

Meskipun itu adalah hak prerogatif Allah, para Rasul dibekali dengan sifat-sifat istimewa yang membuat mereka mampu memikul beban dakwah yang berat:

  • Siddiq (Benar): Tidak pernah berbohong.
  • Amanah (Terpercaya): Menjaga mandat wahyu dengan sempurna.
  • Tabligh (Menyampaikan): Tidak ada satu pun wahyu yang disembunyikan.
  • Fathonah (Cerdas): Mampu berdialog dan memecahkan masalah umat.

Memahami mengapa Allah mengangkat seseorang menjadi Rasul membantu kita lebih menghargai setiap risalah yang dibawa. Rasul adalah kompas moral dan spiritual yang menuntun kita menuju ridha-Nya.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Update Terbaru! Ranking Timnas Futsal Indonesia Tembus 15 Besar Dunia

SwaraWarta.co.id - Timnas Futsal Indonesia mencatatkan sejarah baru dengan menembus 15 besar peringkat dunia FIFA,…

4 hours ago

Mengenal Satuan Waktu: 1 Lustrum Berapa Tahun?

SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda mendengar istilah "Lustrum" saat menghadiri acara ulang tahun sekolah atau universitas?…

7 hours ago

Kenapa Messenger Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

SwaraWarta.co.id – Kenapa Messenger tidak bisa dibuka? Siapa yang tidak panik saat ingin mengirim pesan…

8 hours ago

HB Rendah Kenapa? Kenali Penyebab dan Tanda-Tandanya

SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda merasa sangat lelah, wajah pucat, atau sering pusing tanpa alasan yang…

8 hours ago

6 Cara Cetak Kartu BPJS Lewat WA: Praktis, Cepat, dan Tanpa Antre

SwaraWarta.co.id – Tips mudah cara cetak kartu BPJS lewat WA yang bisa Anda lakukan. Kehilangan…

1 day ago

APA SARAN KAMU AGAR SEKOLAH BEBAS DARI KEKERASAN?

SwaraWarta.co.id - Sekolah seharusnya menjadi "rumah kedua" di mana anak-anak merasa aman untuk bereksplorasi dan…

1 day ago