Berita

3 Penyebab Harga Plastik Naik: Faktor Global dan Domestik yang Perlu Dipahami

SwaraWarta.co.id – Apa penyebab harga plastik naik? Dalam beberapa bulan terakhir, industri manufaktur dan konsumen tanah air dihadapkan pada lonjakan harga bahan baku plastik.

Fenomena ini memicu pertanyaan besar di berbagai sektor, mulai dari usaha mikro hingga korporasi besar.

Lantas, apa sebenarnya penyebab harga plastik naik secara signifikan?

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

1) Lonjakan Harga Minyak Mentah Dunia

Salah satu faktor utama yang menjadi penyebab harga plastik naik adalah kenaikan harga minyak mentah global. Plastik merupakan produk turunan dari minyak bumi dan gas alam.

Ketika harga minyak dunia melambung, seperti yang terjadi akibat konflik geopolitik dan kebijakan produksi OPEC+, maka biaya produksi resin plastik ikut terdongkrak.

Data Bloomberg menunjukkan bahwa harga minyak sempat menyentuh level tertinggi dalam satu dekade terakhir, yang langsung berdampak pada rantai pasok plastik.

2) Kenaikan Biaya Energi dan Distribusi

Di dalam negeri, kenaikan tarif listrik industri dan harga bahan bakar minyak (BBM) turut memperparah situasi. Produsen plastik lokal yang mengandalkan energi untuk proses ekstrusi dan injection molding harus menaikkan harga jual. Belum lagi biaya distribusi yang melonjak akibat kenaikan harga solar. Semua rantai ini menjadi penyebab harga plastik naik hingga 30–40 persen dalam setahun terakhir.

3) Kebijakan Impor dan Nilai Tukar Rupiah

Indonesia masih mengimpor sebagian besar kebutuhan resin plastik. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat biaya impor membengkak. Selain itu, kebijakan bea masuk dan regulasi perdagangan yang fluktuatif juga menjadi penyebab harga plastik naik di pasar domestik.

Memahami penyebab harga plastik naik sangat penting bagi pelaku usaha untuk menyusun strategi antisipasi, seperti mencari bahan alternatif, meningkatkan efisiensi produksi, atau beralih ke plastik daur ulang. Di tengah tekanan global dan domestik, solusi jangka panjang yang paling berkelanjutan adalah mengurangi ketergantungan pada plastik baru dan mendorong ekonomi sirkular.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Link Pengumuman Mandiri UNRAM 2026: Cara Cek Hasil Seleksi!

SwaraWarta.co.id – Dimana cara melihat link pengumuman Mandiri UNRAM 2026? Bagi calon mahasiswa yang telah…

24 hours ago

7 Cara Membuat Stiker WA Tanpa Aplikasi: Trik Praktis Bikin Chat Makin Seru!

SwaraWarta.co.id - Cara membuat stiker wa tanpa aplikasi ternyata sangat mudah dan bisa langsung kamu…

1 day ago

Jawaban Coklat Kucing MPLS: Arti Teka-Teki yang Bikin Penasaran!

SwaraWarta.co.id – Apa Jawaban coklat kucing MPLS? Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selalu identik dengan…

1 day ago

13 Caption Twibbon MPLS Keren, Bikin Feed Instagram Kamu Paling Stand Out!

SwaraWarta.co.id - Bagaimana membuat caption Twibbon MPLS keren? Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah momen…

1 day ago

Dopamine Bakehouse & Cafe, Tempat Nongkrong Estetik di Surabaya dengan Bakery Premium dan Menu Lezat

Surabaya terus menghadirkan berbagai destinasi kuliner menarik yang menjadi favorit masyarakat maupun wisatawan. Di tengah…

2 days ago

Morikafe, Forest Café di Tengah Hutan Pinus yang Wajib Masuk Wishlist Liburan

Bandung selalu berhasil menghadirkan destinasi wisata yang memadukan keindahan alam, kuliner, dan pengalaman yang berkesan.…

2 days ago