Kakak Adik Kirim Bayi Hasil Inses Lewat Ojol, Tiba di Masjid dalam Kondisi Tak Bernyawa

- Redaksi

Saturday, 10 May 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Peristiwa memilukan terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, setelah seorang pria berinisial R (24) dan adik kandungnya NH (21) ditangkap karena diduga mengirim bayi hasil hubungan sedarah atau inses mereka menggunakan jasa ojek online.

Kasus ini menyita perhatian publik karena mengandung unsur inses dan dugaan pembunuhan bayi.

Menurut Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan, paket misterius tersebut dikirim ke Masjid Jamik yang berada di Jalan Ampera III, Kecamatan Medan Timur. Saat diterima, bayi malang di dalamnya sudah dalam keadaan tak bernyawa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita masih menunggu scientific investigation berikutnya, apakah yang menyebabkan kematian seorang bayi tersebut? Karena kondisinya sewaktu sampai di tempat ini sudah meninggal dunia,” kata Gidion saat memberikan keterangan, dikutip detikSumut, Jumat (9/5/2025).

Baca Juga :  Wacana Work From Anywhere (WFA) Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2025 untuk Kurangi Lonjakan Mudik

Polisi masih menunggu hasil investigasi ilmiah untuk memastikan penyebab pasti kematian bayi tersebut.

Pengiriman dilakukan pada Kamis (8/5) pukul 06.14 WIB. Dalam proses pemesanan ojek online, R menggunakan nama fiktif ‘Putry’ sebagai penerima paket, yang belakangan diketahui merupakan akun milik NH sendiri.

Keduanya merancang pengiriman tersebut secara rahasia tanpa sepengetahuan orang lain.

Dari hasil penyelidikan sementara, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu Dearma Sinaga, menyebut bahwa pelaku sengaja memilih masjid sebagai tujuan pengiriman.

“Setelah sampai diletakkan di sini (masjid), marbot dan masyarakat sekitar tidak mengenali nama P dan R sesuai dalam aplikasi ojol tersebut. Aslinya adalah R dan NH. Yang memiliki ide untuk mengirim paket mayat bayi tersebut adalah abangnya, R,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekjen PDIP Minta Kader Solid dalam Hadapi Pilkada Serentak

Harapannya, bayi tersebut ditemukan oleh marbot dan langsung dikuburkan, mengingat lokasi masjid cukup dekat dengan area pemakaman.

Pemilihan lokasi masjid juga diketahui bukan karena alasan khusus. R mengaku menemukan tempat itu secara acak setelah melakukan pencarian melalui Google. Dia sengaja menghindari lokasi yang bisa menimbulkan kecurigaan warga sekitar.

 

Lebih lanjut, penyelidikan mengungkap bahwa R dan NH tidak tinggal bersama.

Namun, R kerap menemui NH dan melakukan hubungan badan, hingga akhirnya NH mengandung dan melahirkan bayi tersebut.

Motif pengiriman bayi ke masjid menunjukkan niat pelaku untuk menyingkirkan sang bayi secara diam-diam tanpa melibatkan masyarakat atau lembaga resmi.

Tindakan ini juga mengindikasikan adanya rasa takut dan tekanan sosial yang besar, meskipun tetap tidak dapat dibenarkan secara hukum dan moral.

Baca Juga :  Inspiratif! Kakek di Magetan Bikin Lampion Unik dari Kaleng Bekas

Hingga kini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian. Proses hukum akan terus berjalan, termasuk menunggu hasil forensik untuk mengetahui apakah bayi tersebut lahir dalam keadaan hidup atau sudah meninggal sebelumnya.

 

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi masyarakat terkait pentingnya pendidikan seks, pemahaman moral, dan pengawasan keluarga.

Banyak pihak mengecam tindakan inses yang dilakukan kakak-adik ini, serta cara mereka membuang bayi yang sangat tidak manusiawi.

Pihak kepolisian berjanji akan mengusut kasus ini secara menyeluruh dan memastikan kedua pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berita Terkait

Rektor Unsoed Kena OTT KPK, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru
Penyebab Hutan Kalimantan Terbakar: Mengapa Paru-Paru Dunia Terus Membara?
Apakah 25 Agustus 2026 Libur? Berikut Jadwal Resminya!
Cara Cek Desil Berapa Lewat HP: Panduan Lengkap Pakai NIK KTP
CPNS 2026 Diundur: Begini Kata Menteri PANRB!
Guru PPPK Jadi PNS: Jalan Terang Menuju Status ASN yang Lebih Pasti
Kenapa Aceh Ingin Merdeka? Ini Alasan Sejarah dan Faktor di Baliknya!
Apakah Ada Demo Hari Ini di Jakarta? Simak Fakta Sebenarnya!

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 14:44 WIB

Rektor Unsoed Kena OTT KPK, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru

Friday, 21 August 2026 - 10:25 WIB

Penyebab Hutan Kalimantan Terbakar: Mengapa Paru-Paru Dunia Terus Membara?

Friday, 21 August 2026 - 10:12 WIB

Apakah 25 Agustus 2026 Libur? Berikut Jadwal Resminya!

Thursday, 20 August 2026 - 10:01 WIB

Cara Cek Desil Berapa Lewat HP: Panduan Lengkap Pakai NIK KTP

Wednesday, 19 August 2026 - 17:30 WIB

CPNS 2026 Diundur: Begini Kata Menteri PANRB!

Berita Terbaru

Apakah Boleh Sholat Subuh Jam 6

Lifestyle

Apakah Boleh Sholat Subuh Jam 6? Ini Hukum dan Penjelasannya!

Sunday, 23 Aug 2026 - 10:24 WIB

Telapak Kaki Dingin Kenapa

Kesehatan

Telapak Kaki Dingin Kenapa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Saturday, 22 Aug 2026 - 14:53 WIB