SwaraWarta.co.id – Pernahkah kamu melihat mobil listrik yang kesulitan atau bahkan dilarang parkir paralel di area parkir yang padat? Fenomena ini bukan sekadar mitos atau aturan asal buat.
Banyak pemilik kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) pemula yang bingung ketika juru parkir meminta mereka untuk tidak mengunci rem saat parkir paralel, padahal sistem di mobil listrik bekerja dengan cara yang sangat berbeda dibandingkan mobil konvensional.
Membedah Sistem Transmisi dan Mekanisme Mobil Listrik
Untuk memahami persoalan ini, kamu perlu melihat bagaimana komponen penggerak mobil listrik dirancang. Berbeda dari mobil mesin bensin yang menggunakan transmisi mekanis konvensional, EV mengandalkan sistem elektronik yang saling terhubung erat dengan baterai dan motor penggerak.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Keterikatan Fitur Shift-by-Wire dan Mode Park (P)
Sebagian besar mobil listrik modern memanfaatkan teknologi shift-by-wire. Saat kamu mematikan mesin, sistem komputer mobil secara otomatis akan mengunci transmisi ke posisi Park (P) dan mengaktifkan Electronic Parking Brake (EPB). Sistem penguncian ini bekerja secara elektronik dan mekanis langsung pada roda atau motor listrik.
2. Ketiadaan Posisi Netral (N) Bebas Manual
Pada mobil konvensional matik, kamu cukup menggeser tuas ke posisi N dan melepas rem tangan agar mobil bisa didorong. Namun, pada banyak tipe mobil listrik, posisi Netral tidak dirancang untuk membiarkan roda berputar bebas saat mesin mati total. Begitu daya utama mati, sistem keamanan akan mengunci roda secara otomatis demi mencegah mobil menggelinding.
3. Risiko Kerusakan Sistem Regenerative Braking
Jika mobil listrik dipaksa didorong dalam kondisi mati, putaran roda dapat memutar motor listrik. Putaran ini berpotensi menghasilkan arus listrik balik melalui sistem regenerative braking. Arus liar ini dapat merusak komponen inverter atau modul elektronik yang sangat sensitif jika sistem utama mobil tidak dalam keadaan aktif.
Langkah Aman Parkir Bagi Pemilik Mobil Listrik
Meski sebagian besar EV memiliki keterbatasan ini, bukan berarti kamu sama sekali tidak bisa mengatasi situasi parkir darurat. Produsen mobil listrik sebenarnya telah menyiapkan fitur khusus, meski penggunaannya membutuhkan kecermatan ekstra.
Menggunakan Fitur Emergency Towing atau Mode Transpor
Beberapa pabrikan melengkapi kendaraan mereka dengan fitur khusus untuk membebaskan rem saat dalam kondisi darurat. Namun, mode ini biasanya dirancang khusus untuk keperluan derek, bukan untuk penggunaan harian di tempat parkir umum karena proses aktivasinya yang cukup rumit melalui layar infotainment.
Selalu Prioritaskan Parkir Seri (Tegak Lurus)
Cara terbaik untuk menghindari masalah ini adalah dengan selalu memilih slot parkir seri. Selain lebih aman bagi komponen elektronik mobil kamu, langkah ini juga tidak akan mengganggu pengguna jalan lain atau juru parkir yang perlu memindahkan kendaraan.

















