APAKAH KAMU PUNYA SARAN AGAR KEGIATAN MPLS TAHUN DEPAN BISA LEBIH BAIK?

- Redaksi

Thursday, 16 July 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apakah kamu punya saran agar kegiatan mpls tahun depan bisa lebih baik?

Apakah kamu punya saran agar kegiatan mpls tahun depan bisa lebih baik?

SwaraWarta.co.id – Apakah kamu punya saran agar kegiatan mpls tahun depan bisa lebih baik? Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selalu menjadi momen ikonik bagi siswa baru.

Kegiatan ini menjadi jembatan utama untuk beradaptasi dengan budaya, guru, dan teman-teman baru.

Namun, apakah jalannya MPLS tahun ini sudah benar-benar efektif, atau justru menyisakan rasa lelah yang sia-sia?

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agar agenda tahun depan berjalan jauh lebih berkesan dan minim drama, evaluasi total sangat diperlukan.

Jika Anda adalah panitia OSIS atau pihak sekolah yang sedang mencari formula baru, berikut adalah beberapa saran strategis agar kegiatan MPLS tahun depan bisa jauh lebih baik, interaktif, dan ramah siswa.

  1. Geser Fokus: Dari “Senioritas” ke “Mentorship”

Sudah bukan zamannya lagi MPLS diwarnai dengan atribut aneh yang mempermalukan siswa atau bentakan dari senior. Konsep terbaik untuk masa depan adalah mengubah peran panitia OSIS menjadi seorang mentor atau kakak asuh. Fokuslah pada pendekatan yang suportif, di mana siswa baru merasa dirangkul, aman, dan dibimbing untuk mengenali potensi diri mereka di sekolah baru.

  1. Manfaatkan Teknologi dan Digitalisasi

Generasi masa kini adalah digital natives. Memanfaatkan teknologi akan membuat MPLS terasa lebih modern dan relevan.

  • Ide Kreatif: Buat virtual tour sekolah berbasis kode QR, gunakan platform gamifikasi seperti Kahoot untuk kuis sejarah sekolah, atau adakan kompetisi membuat konten video kreatif di TikTok/Instagram Reels mengenai impresi pertama mereka terhadap sekolah.
  1. Perbanyak “Ice Breaking” dan Kurangi Durasi Ceramah

Duduk berjam-jam di aula mendengarkan pemaparan materi yang monoton terbukti menurunkan fokus siswa. Untuk tahun depan, pangkas durasi ceramah dan perbanyak aktivitas fisik serta team building. Permainan kelompok yang melatih kerja sama akan mempercepat proses ice breaking, sehingga siswa baru bisa lebih cepat akrab satu sama lain.

  1. Kenalkan Ekstrakurikuler Lewat Praktik Langsung

Brosur atau presentasi singkat sering kali kurang menarik minat. Cobalah konsep Exhibition Day yang lebih interaktif. Biarkan siswa baru mencoba langsung alat musik di stan band, ikut menendang bola di stan futsal, atau melihat eksperimen seru di stan karya ilmiah remaja (KIR). Pengalaman langsung (hands-on experience) ini jauh lebih efektif memicu antusiasme mereka.

  1. Sediakan Sesi Kesehatan Mental dan Adaptasi

Masuk ke lingkungan baru sering kali memicu kecemasan (anxiety) bagi sebagian remaja. Menghadirkan sesi khusus bersama guru BK atau psikolog remaja tentang cara mengatasi stres akademis dan manajemen waktu akan menjadi nilai plus yang sangat humanis.

Baca Juga :  Coklat Bagaimana MPLS Artinya? Ini Fakta Unik dan Maknanya di Kalangan Pelajar!

MPLS yang sukses bukan diukur dari seberapa patuh siswa baru memakai atribut aneh, melainkan seberapa siap dan bahagianya mereka untuk mulai belajar di sekolah baru. Dengan persiapan matang, pemanfaatan teknologi, dan pendekatan yang humanis, MPLS tahun depan dijamin akan menjadi momen tak terlupakan yang dinanti-nantikan.

Mari mulai rancang konsepnya dari sekarang!

 

Berita Terkait

Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!
Apa yang Dimaksud Transisi Layanan? Dan Mengapa Transisi Layanan Itu Penting? Berikut Ini Pembahasannya!
Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?
Seseorang Guru Memperhatikan Bahwa Banyak Siswa di Kelasnya Sulit Bekerja Sama dalam Tugas Kelompok, Berdasarkan Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Jelaskan Secara Komprehensif Pengertian Advokasi Kebijakan Publik Menurut Modul, Serta Uraikan Tujuan, Strategi, dan Syarat Keberhasilan Advokasi dalam Konteks Demokrasi Partisipatif?
Apa yang Dimaksud dengan Hakikat Warga Negara? Uraikan Kewajiban dan Hak-hak Dasar yang Dimiliki oleh Warga Negara Indonesia Menurut UUD 1945
Setelah Anda Membaca Modul dan Materi Inisiasi, Menurut Anda, Mengapa Anak dengan Gangguan Bahasa tidak Boleh Langsung Dianggap Malas Berbicara?
Mengenal Apa Itu Wantimpres: Fungsi, Tugas, dan Perannya di Indonesia

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 10:17 WIB

Mengapa Pendidikan Nilai Menjadi Aspek Penting dalam Sistem Pendidikan Saat Ini? Berikut Penjelasannya!

Wednesday, 7 October 2026 - 15:54 WIB

Tuliskan 11 Etika Dasar yang Digagas dalam Tulisan di Atas, Pahami dan Resapi Etika-etika Prinsip yang Harus Dijunjung Tinggi Guru Sebagai Pendidik?

Wednesday, 7 October 2026 - 15:39 WIB

Seseorang Guru Memperhatikan Bahwa Banyak Siswa di Kelasnya Sulit Bekerja Sama dalam Tugas Kelompok, Berdasarkan Konsep 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Sunday, 4 October 2026 - 13:42 WIB

Jelaskan Secara Komprehensif Pengertian Advokasi Kebijakan Publik Menurut Modul, Serta Uraikan Tujuan, Strategi, dan Syarat Keberhasilan Advokasi dalam Konteks Demokrasi Partisipatif?

Saturday, 3 October 2026 - 14:55 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Hakikat Warga Negara? Uraikan Kewajiban dan Hak-hak Dasar yang Dimiliki oleh Warga Negara Indonesia Menurut UUD 1945

Berita Terbaru